netapkan 23 desa wisata sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan sektor pariwisata.
“Program desa wisata tidak hanya menghadirkan destinasi baru, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, homestay, serta kegiatan edukasi dan ekonomi kreatif,” jelasnya.
Beberapa desa wisata yang mulai berkembang antara lain Desa Tugu Selatan, Tugu Utara, dan Malasari. Bahkan, Desa Malasari kini mulai menarik perhatian pihak luar negeri untuk menjalin kerja sama pengembangan sektor pariwisata.
Melihat tren positif tersebut, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan pada 2026 menjadi 16 juta orang.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat promosi melalui penyelenggaraan berbagai event serta pemanfaatan platform digital, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dengan berbagai potensi dan strategi pengembangan yang berkelanjutan, Kabupaten Bogor diharapkan mampu mempertahankan posisinya sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah di Jawa Barat.


