Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Boyolali Kebutan Perbaikan Jalur Strategis

2 Min Read
Bupati Boyolali Agus Irawan meninjau perbaikan ruas jalan Logerit Mojosongo sebagai bagian dari persiapan jalur mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Boyolali.

, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Boyolali mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan difokuskan pada jalur-jalur yang diproyeksikan menjadi rute utama pemudik.

Kepala , Yulius Bagus Triyanto, menjelaskan bahwa saat ini prioritas perbaikan dilakukan pada sembilan ruas jalan yang akan digunakan sebagai jalur mudik.

Sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas perbaikan antara lain Karanggede–Boyoromo sepanjang 850 meter, Bangak–Sambi–Simo sepanjang 11,945 kilometer, serta Simo–Tanjung–Klego sepanjang 11,585 kilometer.

Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada ruas Mojosongo–Pasekan sepanjang 5,610 kilometer, Ampel–Jetis sepanjang 4,15 kilometer, serta Simo–Nogosari–Kaliyoso sepanjang 15,165 kilometer. Ruas lain yang turut diperbaiki adalah Jalan Diponegoro sepanjang 1,65 kilometer, Ngangkruk–Dukuhan–Sanggung sepanjang 10 kilometer, Simo–Papringan sepanjang 5,190 kilometer, serta Mangu–Nogosari.

Menurut Yulius, hingga saat ini progres pengerjaan perbaikan jalan rata-rata telah mencapai 30 hingga 40 persen. Pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan dapat selesai paling lambat H-10 sebelum Lebaran, menyesuaikan dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi yang digelar kepolisian.

Bupati Boyolali juga turun langsung meninjau proses perbaikan di sejumlah lokasi, termasuk ruas jalan Cabean–Penggung. Ia menyampaikan bahwa perbaikan jalan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta meningkatkan kenyamanan masyarakat saat arus mudik berlangsung.

Menurut Agus, kondisi jalan yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode Lebaran, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang warga Candi Kidul, Joko, yang membuka toko di sepanjang ruas jalan tersebut mengaku bersyukur atas perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah. Ia menyebut kondisi jalan sebelumnya banyak berlubang dan cukup membahayakan bagi pengendara.

Ia berharap perbaikan jalan yang dilakukan dapat meningkatkan keselamatan sekaligus kenyamanan bagi masyarakat yang melintas di wilayah tersebut.

Share This Article