Jelang Lebaran 2026, Wali Kota Magelang Pastikan Kesiapan Pengamanan dan Stabilitas Harga

3 Min Read
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menghadiri apel siaga Operasi Pekat Candi 2026 di halaman Mapolres Magelang Kota sebagai bagian dari kesiapan pengamanan menjelang Idulfitri.

, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kota Magelang memastikan kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah langkah antisipasi telah dilakukan sejak awal Ramadan, mulai dari pemantauan stabilitas harga kebutuhan pokok hingga pemetaan titik rawan kemacetan dan potensi gangguan keamanan.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus melakukan berbagai persiapan guna memastikan situasi tetap kondusif selama periode Lebaran.

“Sejak awal Ramadan kami sudah turun langsung ke masyarakat untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok serta memetakan titik-titik kemacetan dan kerawanan lainnya,” kata Damar, Minggu (15/3/2026).

Ia menegaskan seluruh jajaran Pemerintah Kota Magelang bersama aparat keamanan tetap siaga menghadapi puncak arus mudik.

“Kota Magelang siap menyambut arus mudik maupun arus balik di semua lini,” ujarnya.

Damar juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan maupun menggelar takbir keliling yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan kemacetan. Ia menyarankan masyarakat merayakan malam takbiran secara khidmat di masjid atau musala.

Selain itu, Pemerintah Kota Magelang memastikan tidak ada kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Magelang setelah libur Lebaran.

Sementara itu, Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan untuk mengantisipasi arus mudik Idulfitri tahun ini.

Sebanyak lima pos pengamanan didirikan di sejumlah titik strategis, yakni Bandongan, Kebonpolo, Shopping Center, Pos Trio, dan Terminal Tidar. Selain itu, satu pos pelayanan juga disiapkan di kawasan Alun-alun Kota Magelang.

“Titik rawan kepadatan berada di kawasan Trio, sementara potensi bottle neck berada di Sambung. Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujar Dikri.

Sekitar 300 personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan selama 13 hari hingga 25 Maret 2026. Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas agar arus kendaraan tetap tertib dan lancar.

Untuk mendukung kenyamanan pemudik, Polres Magelang Kota juga menyiapkan rest area bertajuk “Rest and Clean” di kompleks Markas Polres atau Mosvia. Fasilitas tersebut menyediakan tempat istirahat, layanan mandi, tempat salat, pemeriksaan kesehatan, WiFi gratis, hingga layanan cuci kendaraan gratis bagi pemudik.

Selain itu, patroli keamanan akan ditingkatkan untuk mengantisipasi balap liar, penggunaan knalpot tidak standar, serta potensi gangguan ketertiban lainnya.

Usai apel siaga tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti minuman keras hasil Operasi Pekat Candi 2026 menjelang Idulfitri. Sebanyak 731 botol minuman keras berbagai merek dimusnahkan setelah memiliki kekuatan hukum tetap.

Share This Article