JB Fest 2026 (sumber : dokumentasi SMA Kolese De Britto)
SMA Kolese De Britto Yogyakarta sukses menggelar John De Britto Festival (JB Fest) pada Jumat–Sabtu, 6–7 Februari 2026. Mengusung tema “Perjuangan Penuh Pengorbanan, Kesetiaan yang Menerangi Dunia”, festival ini menjadi ruang refleksi dan ekspresi murid melalui pameran karya ilmiah, pameran studi ekskursi, serta pementasan teater yang sarat nilai kemanusiaan dan kepedulian ekologis.
JB Fest diselenggarakan dalam rangka Pesta Nama pelindung sekolah, Santo Yohanes De Britto, yang diperingati setiap 4 Februari. Kegiatan ini melibatkan seluruh murid lintas jenjang sebagai bagian dari proses formasi pendidikan khas Kolese De Britto.
JB Fest 2026 (sumber : dokumentasi SMA Kolese De Britto)
Koordinator Karya Ilmiah JB Fest 2026, Thomas Dannar Sulistyo, menjelaskan bahwa pameran karya ilmiah merupakan program wajib bagi murid kelas XI. Sebanyak 150 judul karya ilmiah dipamerkan, hasil penelitian 300 murid yang dilatih menulis secara akademis dan kontekstual. “Tema karya ilmiah tahun ini berfokus pada geopark. Kami bekerja sama dengan Badan Pengelola Geopark Jogja untuk mendorong murid mengeksplorasi potensi geopark di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Dannar.
Sementara itu, pameran studi ekskursi menampilkan hasil pembelajaran murid kelas X yang mengikuti kunjungan ke 30 lokasi di wilayah Yogyakarta pada 12 – 15 Januari 2026 yang lalu. Lokasi tersebut antara lain Yabbiekayu, Sanggar Pawuhan, Bank Sampah Paqone, Simple Cycle, Angkringan Wayang Uwuh, hingga Jtoku. “Di sana para murid belajar mengolah sampah menjadi produk bernilai, mulai dari eco enzyme, karya seni berbahan plastik bekas, hingga rajutan dari residu kantong plastik,” jelas Dannar.
Menurutnya, studi ekskursi ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga membangun kesadaran ekologis murid. “Anak-anak diajak memuliakan ciptaan. Mereka belajar bahwa setiap tindakan memiliki dampak lingkungan. Bahkan, terbuka kemungkinan mereka kelak bergerak di bidang sociopreneurship,” katanya.
JB Fest 2026 (sumber : dokumentasi SMA Kolese De Britto)
Dalam JB Fest 2026, seluruh mitra workshop dihadirkan untuk membangun jejaring kolaborasi. Langkah ini merupakan implementasi dari Universal Apostolic Preferences (UAP) Serikat Yesus, khususnya panggilan untuk merawat bumi sebagai rumah bersama. “Masing-masing tempat workshop dapat saling mengenal dan menguatkan jaringan dalam gerakan bersama menjaga keberlanjutan lingkungan,” tegas Dannar.
Selain pameran, JB Fest juga dimeriahkan dengan pementasan teater yang mengisahkan perjuangan Santo Yohanes De Britto. Pentas ini menjadi puncak perayaan Pesta Nama sekaligus sarana pewartaan nilai keberanian, pengorbanan, dan kesetiaan dalam kehidupan nyata.
JB Fest 2026 menegaskan komitmen SMA Kolese De Britto dalam mendidik kaum muda yang beriman, berdaya kritis, dan peduli terhadap sesama serta lingkungan hidup.
Humas dan Jejaring SMA Kolese De Britto
(Chr. Danang Wahyu P, S.Or., M.M)


