Jawa Tengah Dominasi Daerah Paling Maju di Indonesia Versi BRIN 2025

3 Min Read
Suasana pusat Kota Semarang sebagai salah satu daerah dengan skor daya saing tertinggi di Indonesia berdasarkan IDSD 2025.

, ReaksiNasional.com – Provinsi Jawa Tengah kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional dengan mendominasi daftar kabupaten dan kota paling maju di Indonesia. Hal ini berdasarkan hasil pengukuran Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah, Mohamad Arief Irwanto, mengungkapkan bahwa nilai daya saing provinsi tersebut telah melampaui rata-rata nasional. Secara nasional, indeks tercatat sebesar 3,50, sementara Jawa Tengah mencapai angka 3,87, menunjukkan posisi yang relatif unggul dibandingkan daerah lain.

Sejumlah kota di Jawa Tengah mencatatkan performa tertinggi, di antaranya Kota Surakarta dengan skor 4,43, disusul Kota Semarang sebesar 4,37, serta Kota Magelang dengan nilai 4,29. Capaian tersebut menempatkan ketiga kota tersebut dalam kategori daerah paling maju di Indonesia.

Selain kota, sejumlah kabupaten juga menunjukkan daya saing tinggi, seperti Kabupaten Semarang dengan skor 4,03, Kabupaten Klaten sebesar 3,86, serta Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Jepara yang masing-masing mencatatkan skor 3,85.

Arief menjelaskan, pengukuran IDSD dilakukan melalui 12 pilar utama yang mencakup aspek institusi, infrastruktur, adopsi teknologi informasi dan komunikasi, stabilitas ekonomi makro, hingga indikator kesehatan, keterampilan tenaga kerja, pasar produk, sistem keuangan, ukuran pasar, dinamisme bisnis, dan kapabilitas inovasi.

Menurutnya, kekuatan utama Jawa Tengah terletak pada sektor pasar dan tenaga kerja. Tingginya tingkat penyerapan tenaga kerja serta rendahnya angka pengangguran dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Dibandingkan wilayah lain di Pulau Jawa dan Bali, Jawa Tengah juga unggul dalam komponen lingkungan pendukung dan ekosistem inovasi. Selain itu, kekuatan pada pilar institusi, ukuran pasar, serta kapabilitas inovasi turut memperkokoh posisi provinsi ini dalam peta daya saing nasional.

Perkembangan kawasan industri di berbagai wilayah disebut menjadi salah satu pendorong signifikan. Ekspansi kawasan industri tidak hanya membuka lapangan kerja baru, tetapi juga memperluas akses pasar dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, akselerasi pembangunan ekonomi dinilai semakin terarah dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan daya saing daerah.

Dengan capaian tersebut, Jawa Tengah dinilai masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan memperkuat posisinya sebagai salah satu provinsi dengan tingkat daya saing terbaik di Indonesia.

Share This Article