Jalan Kaki Hendak ke Munding Bergas, Anak 11 Tahun Asal Gunungpati Diamankan Polsek Ungaran

3 Min Read
Petugas Polsek Ungaran mengamankan seorang anak perempuan berusia 11 tahun yang ditemukan warga saat berjalan sendirian pada malam hari di wilayah Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Rabu (21/1/2026).

UNGARAN, ReaksiNasional.com – Seorang anak perempuan berinisial M (11), warga Pakintelan, Kecamatan , Kota , diamankan warga dan dibawa ke Polsek Ungaran setelah ditemukan berjalan kaki sendirian pada Rabu malam (21/1/2026). Anak tersebut diketahui berniat pergi ke rumah neneknya di wilayah Munding, Kecamatan , Kabupaten Semarang.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga Dusun Blanten, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, bernama Toro (37), yang saat itu melintas hendak menuju toko elektronik sekitar pukul 21.00 WIB. Toro mengaku curiga melihat seorang anak perempuan sendirian di malam hari dan kemudian menanyakan tujuan serta asal rumah anak tersebut. Setelah mengetahui bahwa M berasal dari Gunungpati dan hendak menuju Munding, Toro memutuskan membawa anak tersebut ke Polsek Ungaran untuk diamankan.

Mendapatkan laporan tersebut, piket Polsek Ungaran yang dipimpin oleh Mulyanto segera melakukan koordinasi dengan Polsek Gunungpati. Berdasarkan data alamat, nama orang tua, serta sekolah anak tersebut, pihak kepolisian berhasil menghubungi keluarga dan memastikan bahwa anak yang diamankan benar merupakan putri mereka.

AKP Mulyanto menjelaskan, dari keterangan M diketahui bahwa ia berangkat dari rumah sekitar pukul 18.30 WIB sepulang mengaji dan berniat berjalan kaki menuju rumah neneknya di wilayah Munding, Kecamatan Bergas. Selama perjalanan, M hanya membawa mukena, sajadah, serta uang tunai sebesar Rp4.000.

Sementara itu, ibu M, Rani (33), yang datang ke Polsek Ungaran didampingi keluarga dan perangkat lingkungan setempat, menceritakan bahwa putrinya pamit mengaji sekitar pukul 17.00 WIB. Biasanya M pulang sekitar pukul 18.30 WIB setelah mengaji dan salat Magrib berjamaah. Namun hingga pukul 19.30 WIB anaknya belum kembali, sehingga ia mulai mencari ke rumah keluarga dan teman-teman M, namun tidak membuahkan hasil.

Rani mengaku baru mengetahui keberadaan anaknya sekitar pukul 22.00 WIB setelah didatangi petugas Bhabinkamtibmas yang menyampaikan bahwa M telah diamankan di Polsek Ungaran. Ia pun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada warga serta pihak kepolisian yang telah membantu menemukan dan menjaga keselamatan anaknya.

Setelah diberikan nasihat dan pemahaman, M akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk pulang ke rumah di Pakintelan, Gunungpati, Kota Semarang. Atas kejadian tersebut, Polres Semarang mengimbau para orang tua agar lebih memantau aktivitas putra-putrinya, memberikan edukasi terkait keselamatan, serta memastikan anak selalu meminta izin dan menyampaikan tujuan apabila hendak keluar rumah.

Share This Article