Jadi Ajang Curhat Pelajar, Pemprov Jateng Sediakan Layanan Psikolog Gratis dalam Program Speling

3 Min Read

, ReaksiNasional.com – Pemerintah Provinsi menyediakan layanan psikolog dalam program dokter spesialis keliling (Speling) yang digelar di Rumah Rakyat, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Banyumas, Sabtu (14/2/2026). Program tersebut merupakan inisiatif Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Maimoen untuk mendekatkan layanan kesehatan spesialis secara gratis kepada masyarakat.

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen meninjau langsung pelaksanaan kegiatan guna memastikan layanan berjalan optimal. Program jemput bola hasil kolaborasi RSJD dr. Amino Gondohutomo dan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo itu menghadirkan berbagai dokter spesialis, termasuk psikolog, agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa harus datang ke rumah sakit.

Gus Yasin menegaskan, program tersebut merupakan turunan dari amanat Asta Cita Presiden untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis yang berkualitas. Di Jawa Tengah, layanan itu diperluas dengan menghadirkan dokter spesialis guna mempercepat deteksi dini penyakit berisiko.

“Saya berterima kasih kepada rumah sakit milik Pemprov Jateng yang telah menghadirkan dokter spesialis lebih dekat ke masyarakat. Ini penting agar deteksi dini penyakit berbahaya bisa dilakukan,” ujarnya.

Secara khusus, ia menyoroti pentingnya layanan psikolog bagi pelajar. Menurutnya, tekanan akademik dan persoalan pribadi yang dihadapi generasi muda membutuhkan pendampingan profesional agar tidak berkembang menjadi gangguan serius.

“Mindset-nya harus diubah, periksa ke psikolog itu bukan berarti ada gangguan jiwa, tetapi mencari solusi. Kita tidak ingin ada gangguan kejiwaan yang sampai menimbulkan risiko bunuh diri atau kekerasan. Itulah mengapa pendampingan ini sangat krusial,” tegasnya.

Antusiasme siswa terlihat dalam kegiatan tersebut. Siswi SMA Negeri 2 Purwokerto, Seli Mei Saputri (16), mengaku merasa lega setelah berkonsultasi terkait kegelisahan akademik yang dialaminya. Ia mengaku mendapatkan arahan untuk tetap berpikir positif dan menjalani aktivitas dengan afirmasi yang baik.

“Rasanya lega sekali setelah didampingi psikolog. Saya jadi lebih tenang,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Feni Anindya (17), yang berkonsultasi mengenai kebingungan menentukan jurusan kuliah. Ia merasa terbantu karena memperoleh gambaran dan arahan yang lebih jelas untuk rencana masa depannya.

Program Speling diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar serta masyarakat, sehingga layanan kesehatan fisik dan mental dapat diakses secara merata di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Share This Article