SEMARANG, ReaksiNasional.com – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengapresiasi prestasi Sri Husodo, Guru Seni Musik SMP Nasima Semarang, yang berhasil meraih Juara I Lomba Cipta Lagu/Mars MTQ Tingkat Nasional yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Semarang menjelang penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31.
Agustina menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih Sri Husodo. Menurutnya, kemenangan guru asal Kota Semarang itu menjadi penanda kuat bahwa penyelenggaraan MTQ Nasional ke-31 tidak hanya berlangsung di Semarang, tetapi juga membawa ruh kreatif yang lahir dari kota tersebut.
“Ini kabar yang sangat membanggakan. Saya mengucapkan selamat kepada Pak Sri Husodo atas prestasi luar biasa ini. Kita patut bersyukur, karena tuan rumahnya Kota Semarang, pemenangnya juga putra terbaik Kota Semarang. Ini semakin menegaskan bahwa MTQ Nasional ke-31 nanti benar-benar bernuansa Semarang, bukan hanya tempat penyelenggaraannya, tetapi juga ruh kreatif yang mengiringinya lahir dari kota ini,” ujar Agustina, Rabu (20/5/2026).
Menurut Agustina, capaian tersebut membuktikan bahwa Kota Semarang memiliki sumber daya kreatif yang mampu menghadirkan karya inspiratif untuk panggung nasional. Ia menilai prestasi itu juga menjadi dorongan positif bagi penyelenggaraan MTQ Nasional ke-31 yang akan digelar di Kota Semarang pada September mendatang.
Sri Husodo, yang akrab disapa Dodo, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia berharap mars ciptaannya dapat memberikan semangat bagi seluruh peserta MTQ Nasional dari berbagai daerah di Indonesia.
“Saya bersyukur, senang bisa juara satu. Karya itu nantinya bermanfaat karena MTQ Nasional akan dilaksanakan di Kota Semarang September mendatang, dan lagu itu Insyaa Allah akan digunakan untuk acara tersebut,” ujar Dodo.
Dodo menjelaskan, mars yang ia ciptakan membawa semangat membangun generasi Qur’ani yang selaras dengan tema “Bersama dalam Harmoni, Rukun Menjaga Bumi”. Nilai-nilai tersebut dituangkan ke dalam lagu agar dapat menguatkan semangat peserta sekaligus menyebarkan pesan kebaikan.
“Spiritnya menyemangati generasi Qur’ani. Nilai-nilai Al-Qur’an sangat bermanfaat untuk menjaga lingkungan dan semesta raya. Semua itu saya masukkan ke dalam marsnya,” jelasnya.
Ia berharap lagu tersebut mampu menginspirasi banyak orang, terutama para peserta MTQ dari seluruh Indonesia, untuk terus menebar kebaikan sesuai nilai-nilai Al-Qur’an dan tema besar penyelenggaraan tahun ini.
“Harapannya lagu itu bisa menginspirasi banyak orang, terutama menyemangati peserta MTQ seluruh Indonesia. Dengan mendengarkan lagu itu, peserta bisa semangat menebar kebaikan di muka bumi sesuai temanya,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad menegaskan, lomba cipta lagu atau mars MTQ tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas syiar Al-Qur’an melalui pendekatan seni yang inspiratif sekaligus membangun kebersamaan.
“Kementerian Agama berharap, ke depan semakin banyak karya kreatif yang lahir dari masyarakat untuk mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan membangun. Lomba ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara dakwah dan kreativitas dalam menyongsong MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah,” tandasnya.


