Gubernur Ahmad Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 Prioritaskan Perbaikan Jalan

3 Min Read
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan instruksi agar APBD Perubahan 2026 diprioritaskan untuk mempercepat perbaikan jalan seusai menghadiri Rakor Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Kamis (4/6/2026).

SEMARANG, ReaksiNasional.com – Gubernur Ahmad Luthfi menginstruksikan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 diprioritaskan untuk mempercepat perbaikan jalan di berbagai wilayah Jawa Tengah. Instruksi tersebut disampaikan sebagai respons atas masih banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak dan berlubang.

Ahmad Luthfi menegaskan, persoalan jalan rusak menjadi salah satu prioritas utama yang harus segera diselesaikan. Ia tidak ingin masyarakat sebagai pengguna jalan terus mengeluhkan kondisi jalan yang membahayakan, terlebih jika kerusakan tersebut berpotensi mengancam keselamatan jiwa.

Gubernur menargetkan, pada akhir 2026 jumlah jalan rusak di Jawa Tengah dapat berkurang secara signifikan. Untuk mencapai target tersebut, ia meminta agar koreksi anggaran dalam APBD Perubahan 2026 diarahkan pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan.

“Prioritas infrastruktur jalan. Di Anggaran Perubahan nanti kita ubah. Pokir akan direvitalisasi untuk infrastruktur jalan,” tegas Ahmad Luthfi kepada wartawan usai menghadiri Rakor Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Kamis (4/6/2026).

Menurut Luthfi, revitalisasi pokok-pokok pikiran atau pokir DPRD Jawa Tengah penting dilakukan karena banyak aspirasi masyarakat yang mengusulkan perbaikan dan pembangunan jalan di wilayah masing-masing. Aspirasi tersebut tidak hanya datang dari Kabupaten Blora, tetapi juga dari berbagai kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah.

Ia menjelaskan, musim hujan yang berlangsung cukup panjang sejak tahun lalu hingga awal 2026 turut memengaruhi penurunan kualitas jalan di sejumlah wilayah. Karena itu, memasuki musim kemarau, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan kembali melakukan pengecekan untuk mempercepat penanganan jalan rusak.

“Saat ini masuk kemarau dan kita cek lagi untuk segera perbaikan,” ujarnya.

Terkait pembangunan jalan di Kabupaten Blora, Luthfi menyampaikan bahwa prosesnya sudah berjalan. Jika tahapan lelang telah selesai, pembangunan fisik jalan akan segera dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan perbaikan Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora segera dilaksanakan. Pekerjaan tersebut dianggarkan sebesar Rp5,276 miliar pada 2026 dan saat ini telah memasuki tahapan lelang.

Sebelumnya, pada 2025 Pemprov Jawa Tengah telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk penanganan jalan provinsi dan kabupaten dengan total mencapai Rp75 miliar. Anggaran tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas konektivitas antardaerah.

Selain mempercepat penanganan jalan rusak, Luthfi juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan dalam setiap proyek perbaikan jalan. Ia meminta agar penanganan tidak dilakukan secara asal-asalan, sehingga hasil pembangunan dapat lebih tahan lama dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Share This Article