Genangan Air Kembali Naik, Sejumlah KA di Pekalongan Dibatalkan, KAI Daop 4 Sampaikan Permohonan Maaf

3 Min Read
Petugas PT KAI Daop 4 Semarang melakukan pemantauan jalur rel di petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi yang kembali tergenang air, Minggu (18/1/2026).

, ReaksiNasional.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang kembali membatalkan sejumlah perjalanan kereta api pada Minggu (18/1/2026) akibat genangan air yang terjadi di petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, tepatnya di Km 88+6/7. Pembatalan dilakukan sebagai langkah antisipatif demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Manajemen menyampaikan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan air di lokasi tersebut kembali mengalami kenaikan sejak Sabtu (17/1/2026) pukul 21.59 WIB. Hingga Minggu pagi pukul 07.01 WIB, ketinggian genangan di jalur hulu terpantau sekitar 10,2 sentimeter di atas kepala rel, sementara di jalur hilir mencapai sekitar 13,2 sentimeter. Meski demikian, tren genangan air secara umum mulai menunjukkan penurunan sejak pukul 05.35 WIB.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas pembatalan sejumlah perjalanan kereta api yang terpaksa masih dilakukan.

“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami, sehingga pembatalan sejumlah KA masih harus dilakukan demi menghindari potensi risiko di lintasan,” ujar Luqman Arif.

Ia menambahkan, hasil pemantauan teknis menunjukkan tidak terdapat gogosan atau konstruksi jalan rel yang tergerus air di sekitar lintasan. Kondisi aliran air terpantau relatif tenang, sementara cuaca di wilayah sekitar lokasi genangan berada dalam kondisi mendung.

KAI Daop 4 Semarang memastikan akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait hingga kondisi jalur dinyatakan aman dan laik untuk dilalui perjalanan kereta api. Selama proses tersebut, pembatalan dan pengaturan pola operasi dilakukan secara dinamis sesuai kondisi lapangan.

Adapun sejumlah kereta api keberangkatan Daop 4 Semarang yang dibatalkan pada Minggu (18/1/2026) hingga pukul 06.30 WIB antara lain KA Kaligung, KA Kamandaka, KA Argo Sindoro, KA Argo Muria, KA Menoreh, KA Tawangjaya Premium, KA Ambarawa Ekspres, dan KA Tegal Bahari.

Selain pembatalan, KAI Daop 4 Semarang juga memberlakukan pola operasi memutar untuk beberapa perjalanan kereta api. Untuk KA bernomor ganjil, KA Anggrek, KA Sembrani, dan KA Pandalungan dialihkan melalui rute Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solo Balapan–Kroya–Cirebon. Sementara untuk KA bernomor genap, KA Anggrek, KA Pandalungan, KA Jayabaya, dan KA Sembrani dialihkan melalui rute Cirebon atau Tegal–Prupuk–Kroya–Solo Balapan–Gundih–Brumbung–Semarang Tawang.

“Kami memohon maaf kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang dialami. KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus menyampaikan informasi terbaru dan memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan di tengah situasi ini,” pungkas Luqman Arif.

KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat dan pelanggan kereta api untuk terus memantau informasi resmi melalui media sosial KAI maupun Contact Center KAI 121 guna memperoleh pembaruan terkini terkait operasional perjalanan kereta api. (*)

Share This Article