CILACAP, ReaksiNasional.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Cilacap bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Cilacap dan DPC Tiara Kusuma Cilacap menggelar pelatihan potong rambut bagi kader dan masyarakat. Kegiatan berlangsung pada 12–14 Februari 2026 di Gedung Sumekar PKK Cilacap, Jawa Tengah.
Ketua TP PKK Kabupaten Cilacap, Ira Tanti Syamsul Auliya Rachman, mengatakan pelatihan tersebut merupakan upaya meningkatkan keterampilan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Ia mengimbau peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha.
“Keberhasilan ada pada orang yang bersungguh-sungguh, jadi tolong pelatihan ini diikuti dengan maksimal. Nanti setelah selesai pelatihan akan ada bantuan usaha berupa peralatan dan sertifikat,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Ira berharap, melalui pelatihan ini akan lahir pelaku usaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Ke depan, TP PKK Kabupaten Cilacap berkomitmen menghadirkan pelatihan serupa sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan aplikatif dan produktif.
Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Cilacap, Khakimatusodiqoh, menjelaskan bahwa pelatihan tidak hanya membekali peserta dengan teknik pemotongan rambut, tetapi juga kemampuan berkomunikasi dengan pelanggan. Menurutnya, keterampilan teknis dan pelayanan menjadi kunci dalam membangun usaha jasa yang berkelanjutan.
Ia menambahkan, program tersebut dapat terlaksana berkat dana zakat yang dihimpun dari para muzakki. Diharapkan, para peserta yang saat ini berstatus mustahik kelak mampu meningkatkan taraf hidupnya hingga menjadi muzakki.
“Pelatihan ini bisa terwujud karena adanya zakat dari para muzakki. Semoga para peserta yang sekarang mustahik kelak meningkat derajatnya menjadi muzakki juga,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari DPC Tiara Kusuma Cilacap yang merupakan cabang Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia. Materi diberikan melalui kombinasi teori dan praktik langsung.
Salah satu peserta, Raihan Abdul Aziz, mengaku mengetahui informasi pelatihan dari rekan sejawat. Ia telah memiliki kemampuan dasar memotong rambut dan ingin meningkatkan keterampilannya. Menurutnya, pelatihan gratis tersebut sangat membantu dalam mengembangkan usaha yang telah dirintis.
“Alhamdulillah, saya senang bisa dapat pelatihan secara gratis. Semoga setelah ini usaha saya bisa semakin maju dan berkembang,” ujarnya.


