Fasilitas Kesehatan di Jateng Disiagakan untuk Mudik 2026, Wagub Minta Pengemudi Pastikan Kondisi Fit

4 Min Read
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau layanan pemeriksaan kesehatan bagi kru bus dan pemudik di Terminal Sukoharjo, Kamis (12/3/2026).

SUKOHARJO, ReaksiNasional.com – Pemerintah Provinsi menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Layanan tersebut disiapkan guna memastikan para pemudik maupun pengemudi kendaraan dalam kondisi sehat selama perjalanan.

Kesiapan layanan kesehatan tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Terminal Sukoharjo, Kamis (12/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia melihat langsung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi kru bus dan masyarakat dalam program Layanan Masyarakat Menyambut Mudik Lebaran 2026.

Mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Taj Yasin mengingatkan para pengemudi maupun penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik agar memastikan kondisi kesehatan mereka dalam keadaan prima.

“Kesehatan harus dipastikan aman karena perjalanan jauh. Jadi kesehatan harus dilakukan pengecekan,” ujar Taj Yasin.

Untuk mendukung layanan kesehatan selama periode Lebaran, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan 369 rumah sakit, 883 puskesmas, empat Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas), satu Balai Kesehatan Penyakit Akibat Kerja (PAK) provinsi, 430 klinik utama, serta 2.067 klinik pratama.

Menurut Gus Yasin, sapaan akrabnya, perjalanan jarak jauh berpotensi menyebabkan kelelahan yang dapat menurunkan kondisi fisik pemudik. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan menjadi langkah penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan selama perjalanan.

Selain bagi pemudik, Pemprov Jateng juga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi dan kru bus di sejumlah terminal untuk memastikan mereka dalam kondisi fit saat mengemudi.

“Kita ingin memastikan bahwa mereka mengendarai kendaraan dalam keadaan sehat dan memiliki kemampuan yang baik sehingga semoga tidak ada kejadian luar biasa dalam perjalanan,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi para pemudik yang pulang ke kampung halaman.

“Kalau datang ke Jawa Tengah insyaallah tercukupi, tidak usah panik. Sebagaimana sudah diinstruksikan oleh Pak Gubernur bahwa kita harus menjadi tuan rumah yang baik bagi para pemudik,” katanya.

Salah satu pengemudi bus PO Gunung Mulia, Via, mengaku terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Terminal Sukoharjo. Ia menyebut pemeriksaan tersebut membantu mengetahui kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh.

Dalam pemeriksaan tersebut, Via menjalani cek gula darah dan tekanan darah. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darahnya dalam kondisi normal, meskipun kadar gula darahnya masih perlu diturunkan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk menyambut kedatangan jutaan pemudik yang diperkirakan masuk ke wilayah Jawa Tengah selama Lebaran 2026.

“Prediksi tahun ini yang masuk ke Jawa Tengah sekitar 17,7 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu tentu semua pihak harus siap karena Jawa Tengah menjadi sentral pergerakan mudik nasional,” ujar Luthfi.

Ia menambahkan posko mudik yang didirikan akan melibatkan organisasi perangkat daerah, kepolisian, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi selama musim mudik, mengingat curah hujan diperkirakan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah.

Luthfi pun mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati selama perjalanan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum berangkat mudik.

Share This Article