Faliha, Gen Z Asal Klaten yang Tunaikan Ibadah Haji di Usia 22 Tahun

3 Min Read
Faliha Nazihah, jemaah haji termuda asal Kabupaten Klaten, mengikuti acara pamitan jemaah haji di Graha Bung Karno Klaten sebelum berangkat ke Tanah Suci.

KLATEN, ReaksiNasional.com – Faliha Nazihah menjadi jemaah haji termuda asal Kabupaten Klaten pada musim haji 2026. Di usia 22 tahun, perempuan asal Kecamatan Klaten Utara itu menunjukkan semangat tinggi untuk menunaikan rukun Islam kelima bersama kedua orang tuanya.

Faliha menjadi perhatian di tengah 1.114 jemaah haji asal Kabupaten Klaten yang akan diberangkatkan tahun ini. Ia tampak antusias mengikuti acara pamitan jemaah haji yang digelar di Graha Bung Karno (GBK) Klaten, Minggu (3/5/2026).

Meski masih berstatus mahasiswa, Faliha mengaku telah merencanakan ibadah haji sejak usia muda. Ia mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji sejak berusia 15 tahun melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIH) Arofah.

“Saya daftar haji dari umur 15 tahun melalui KBIH Arofah,” ujarnya.

Ia bersyukur tahun ini mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci bersama kedua orang tuanya setelah mengikuti penggabungan keberangkatan keluarga.

“Alhamdulillah tahun ini diberikan kesempatan untuk berangkat haji bersama kedua orang tua,” katanya.

Faliha juga memberikan motivasi kepada generasi muda agar mulai merencanakan ibadah haji sejak dini dan tetap menjaga niat dengan penuh kesederhanaan.

“Buat teman-teman kalau sudah mendaftar semoga segera diberangkatkan. Kalau belum, kita harus niat, selalu berdoa, bersyukur, dan jangan ria atau pamer,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan rasa syukur karena Kabupaten Klaten tahun ini dapat memberangkatkan lebih dari seribu jemaah haji.

“Alhamdulillah tahun ini kita memberangkatkan jamaah haji seribu lebih,” ujarnya.

Menurut Hamenang, pelepasan jemaah haji tahun ini juga dibekali berbagai makanan khas Indonesia untuk membantu mengobati kerinduan para jemaah selama berada di Tanah Suci.

“Ada macam-macam lauk kering seperti kering tempe, teri, abon, sambal pecel,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Klaten dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

“Harapannya jamaah haji Kabupaten Klaten diberikan kesehatan dan kelancaran selama prosesi haji, mulai berangkat, di Tanah Suci, hingga kembali lagi ke tanah air,” katanya.

Sebanyak 1.114 jemaah haji asal Kabupaten Klaten tahun ini terbagi dalam enam kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 20, 59, 60, 61, 62, dan 81.

Share This Article