Faiz Prihatin Banyak Rumah Warga Batang Masih Tidak Layak Huni

2 Min Read
Bupati Batang M Faiz Kurniawan meninjau rumah warga penerima bantuan RTLH di Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (19/5/2026).

, ReaksiNasional.com – Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengaku prihatin masih banyak ditemukan rumah warga di Kabupaten Batang yang kondisinya tidak layak huni, mulai dari lantai rumah yang masih berupa tanah, atap bocor, hingga dinding bangunan yang rusak parah.

Hal itu disampaikan Faiz saat meninjau salah satu penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (19/5/2026).

“Terdapat rumah warga dengan ukuran sangat sempit, sekitar 2 meter x 2 meter, yang hanya cukup digunakan untuk tempat tidur seorang diri. Ada rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan, lantainya masih tanah, atap sering bocor, dinding rusak, tidak ada kamar mandi maupun ruang tamu,” ujar Faiz.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Batang sehingga program bantuan RTLH terus digencarkan sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem.

Faiz menjelaskan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Batang telah mengalokasikan bantuan RTLH melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk lebih dari 140 rumah warga.

Setiap penerima bantuan memperoleh dana sebesar Rp18,5 juta yang digunakan untuk perbaikan rumah secara mandiri dengan pengawasan dari petugas terkait.

“Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mengusulkan tambahan program bedah rumah ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Kami sedang mengajukan sekitar 400 rumah lagi ke Kementerian Perumahan. Jadi totalnya nanti hampir 600 rumah yang akan kita bantu di seluruh Kabupaten Batang,” jelasnya.

Bupati menegaskan bantuan RTLH diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 berdasarkan data kesejahteraan sosial.

Ia juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang rumahnya dinilai tidak layak huni untuk mengajukan bantuan melalui pemerintah desa masing-masing.

“Nanti warga bisa melalui desa, kemudian desa akan mengusulkan datanya ke pemerintah kabupaten,” katanya.

Melalui program RTLH tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang berharap masyarakat dapat memiliki hunian yang lebih layak, sehat, dan aman sehingga kualitas hidup warga dapat meningkat. (*)

Share This Article