SEMARANG, ReaksiNasional.com — Suasana Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Semarang pada Rabu (5/11) mendadak lebih ramai dari biasanya. Dua pejabat tinggi negara, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, datang melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung pelayanan publik di ibu kota Provinsi Jawa Tengah tersebut.
Kedatangan dua menteri ini disambut langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memastikan standar pelayanan publik di daerah berjalan sesuai harapan masyarakat dan sejalan dengan visi nasional dalam reformasi birokrasi.
Dalam kunjungan itu, kedua menteri tampak berkeliling meninjau sejumlah konter layanan yang ada di MPP. Mereka menyempatkan diri berbincang dengan petugas pelayanan dan masyarakat yang sedang mengurus berbagai dokumen administrasi. Dari hasil pantauan, masyarakat mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan, terutama karena prosesnya cepat dan tanpa adanya pungutan liar.
“Bagus sekali ya. Karena ini menunjukkan di sini tidak ada pungli, cepat, ramah. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih cepat lagi. Surabaya bisa 15 menit, mudah-mudahan Semarang bisa lebih cepat dari Surabaya,” ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, usai meninjau area pelayanan.
Maruarar juga memberikan apresiasi atas kebijakan Pemerintah Kota Semarang yang memberikan layanan BPHTB dan PBG gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan kebijakan publik yang pro rakyat dan berdampak langsung.
“Saya senang karena di sini BPHTB, PBG buat rakyat sudah gratis, dan prosesnya cepat, satu hari. Tapi kalau bisa dipercepat lagi supaya rakyat tidak perlu bolak-balik, biar happy,” tambahnya dengan nada optimistis.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai suasana pelayanan di MPP Kota Semarang sudah cukup baik dan nyaman bagi masyarakat. Ia mengingatkan agar peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan, termasuk dari sisi kenyamanan dan suasana ruang pelayanan.
“Tolong dibuat suasananya lebih nyaman, rapi. Orang datang harus merasa disambut, bukan seperti masuk kandang macan. Pelayanannya sudah baik, tapi tetap bisa ditingkatkan,” pesan Tito.
Ia juga memuji MPP Kota Semarang sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Tengah. Tito bahkan menyinggung rencana Pemerintah Kota Semarang untuk memindahkan lokasi MPP ke Gedung Juang, yang dinilainya lebih strategis dan representatif bagi pelayanan publik berskala besar.
Menanggapi kunjungan dan apresiasi tersebut, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan rasa terima kasih kepada dua menteri yang telah memberikan perhatian langsung terhadap pelayanan publik di kotanya. Ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan.
“Alhamdulillah kami senang sekali mendapat apresiasi. Senang juga karena MPP nyaman, tadi juga mendapatkan pujian dari masyarakat yang sedang mengurus. Tidak ada pungli, cepat, tidak ada preman, dan semua pelayanannya ramah,” ujar Agustina dengan penuh rasa syukur.
Kunjungan dua menteri ini diharapkan menjadi dorongan baru bagi Pemkot Semarang dalam memperkuat kualitas pelayanan publik berbasis digital dan memperluas akses kemudahan bagi masyarakat. Dengan evaluasi langsung dari pemerintah pusat, MPP Kota Semarang kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu model pelayanan publik terbaik di tingkat nasional.


