PALEMBANG, ReaksiNasional.com – Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menginginkan Bank Sumsel Babel naik kelas dan mampu bersaing lebih kuat di tengah kompetisi industri perbankan yang semakin ketat. Hal itu disampaikan saat meresmikan Muhammad Suryadi sebagai Direktur Utama Bank Sumsel Babel di Kantor Pusat Bank Sumsel Babel, Jakabaring, Kota Palembang, Senin (8/6/2026).
Herman Deru menginstruksikan jajaran direksi dan manajemen baru untuk bergerak cepat memetakan serta menginvestigasi berbagai persoalan yang ada. Menurutnya, pembenahan internal harus segera dilakukan agar performa Bank Sumsel Babel semakin meningkat dan kepercayaan masyarakat dapat diperkuat.
Ia menekankan pentingnya memperbaiki citra dan membangun kepercayaan publik secara menyeluruh melalui pelayanan prima atau service excellence. Upaya tersebut dinilai menjadi kunci untuk mendongkrak kinerja bank sekaligus memperluas kepercayaan nasabah.
“Pertama kali kita harus memperbaiki citra, lalu kita jangan mudah puas. Maka mulai sekarang, lepaskanlah orientasi bahwa kita ini ‘anak kandung’ pemerintah. Coba kita lihat lebih luas lagi, karena kompetitor kita tidak tinggal diam,” ujar Herman Deru.
Menurut Herman Deru, Bank Sumsel Babel tidak boleh terjebak dalam zona nyaman maupun mentalitas sebagai lembaga keuangan daerah yang selalu mendapat keistimewaan dari pemerintah. Ia meminta manajemen baru lebih terbuka melihat tantangan pasar dan bergerak agresif dalam menghadapi persaingan.
Terkait pergantian kepemimpinan, Herman Deru menegaskan bahwa estafet kepemimpinan baru tersebut membawa harapan besar. Bank Sumsel Babel, kata dia, merupakan salah satu unit usaha yang sangat diandalkan oleh dua daerah, yakni Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Kita menumpukan harapan yang begitu besar kepada estafet kepemimpinan di masa datang. Ini adalah salah satu unit usaha yang sangat diandalkan oleh dua provinsi, Sumsel dan Bangka Belitung,” tandasnya.
Di tengah era digital yang kompetitif, Herman Deru juga berpesan agar Bank Sumsel Babel lebih jeli, komunikatif, dan agresif dalam menangkap potensi pangsa pasar baru. Ia menilai penguatan sistem teknologi, peningkatan kualitas layanan, serta peluncuran program inovatif mutlak diperlukan agar bank daerah tersebut mampu bersaing dengan perbankan nasional maupun layanan keuangan digital.
Herman Deru juga menyoroti pentingnya kemampuan Bank Sumsel Babel dalam menarik minat generasi muda, termasuk Gen Z. Menurutnya, inovasi layanan dan tampilan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman perlu menjadi perhatian serius manajemen baru.
“Jangan sampai Bank Sumsel Babel ini hanya menjadi alternatif terakhir bagi nasabah. Ayo berbenah! Mulai dari tampilan, inovasi program, hingga etos kerja kita,” pungkas Herman Deru.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Bank Sumsel Babel diharapkan mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, memperluas pasar, serta menjaga kepercayaan masyarakat. Pembenahan menyeluruh dinilai penting agar bank daerah itu dapat naik kelas dan menjadi pilihan utama masyarakat di Sumatra Selatan dan Bangka Belitung.


