Dilirik Investor, Rawa Pening Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Air Unggulan Jawa Tengah

3 Min Read
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima audiensi Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama calon investor di Kantor Gubernur Jawa Tengah terkait rencana pengembangan kawasan wisata air Rawa Pening.

SEMARANG, ReaksiNasional.com – Kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang semakin menarik perhatian investor sebagai destinasi wisata strategis. Pemerintah Provinsi menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan wisata berbasis perairan di kawasan tersebut dengan tetap mengedepankan aspek konservasi dan kelestarian lingkungan.

Komitmen itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menerima audiensi Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Semarang memperkenalkan calon investor dalam negeri, PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir asal Cilacap, yang berminat mengembangkan berbagai fasilitas wisata di kawasan Rawa Pening.

Ahmad Luthfi mengatakan, pengembangan Rawa Pening merupakan bagian dari konsep aglomerasi pariwisata Borobudur–Kopeng–Rawa Pening yang saat ini tengah dipersiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, pengembangan kawasan harus dilakukan secara terukur dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan mengingat Rawa Pening juga memiliki fungsi sebagai kawasan konservasi.

“Borobudur, Kopeng, Rawapening ini menjadi satu aglomerasi yang akan kita kembangkan. Namun memang harus dikoordinasikan dengan berbagai pihak, karena Rawapening juga kawasan konservasi,” kata Luthfi.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, investor berencana membangun sejumlah fasilitas wisata berbasis perairan, antara lain rumah makan apung, vila, keramba wisata, hingga wahana permainan air. Ia berharap investasi tersebut mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan.

“Harapannya, Rawa Pening menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Tengah,” ujarnya.

Direktur PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Miskun, mengatakan pihaknya melihat potensi besar Rawa Pening untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata air yang memiliki daya saing tinggi. Menurutnya, Gubernur Jawa Tengah juga mendorong agar proses pengembangan dapat segera direalisasikan.

“Beliau tadi menyampaikan supaya secepatnya disegerakan, jangan terlalu lama,” kata Miskun.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, Hanung Triyono, menegaskan bahwa seluruh rencana pengembangan kawasan tetap harus mengutamakan prinsip konservasi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk menentukan zonasi kawasan yang dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata maupun yang harus dipertahankan sebagai kawasan konservasi.

Selain pengembangan sektor pariwisata, Rawa Pening juga direncanakan menjadi lokasi investasi sistem pengelolaan air dari Shiga, Jepang. Investasi tersebut diharapkan mampu menyinergikan pengembangan pariwisata, pelestarian lingkungan, serta pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa kita lihat site plan-nya. Karena Rawa Pening ini kewenangan Kementerian PU, tapi tetap kita bisa masuk,” ujar Hanung.

Share This Article