Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Ajak Masyarakat Perbanyak Biopori

3 Min Read
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memberikan sambutan saat menghadiri Haflah Akhirussanah dan Khotmil Quran VII Pondok Pesantren Mazaya, Bandungsari, Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Sabtu (24/1/2026).

, ReaksiNasional.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah Maimoen mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan memperbanyak pembuatan sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya banjir. Ajakan tersebut disampaikan menyusul sejumlah kejadian banjir yang terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir.

Taj Yasin menyebutkan bahwa banjir dilaporkan terjadi di wilayah Pemalang dan Brebes, sehingga kewaspadaan seluruh masyarakat Jawa Tengah perlu terus ditingkatkan. Ia mengimbau warga agar tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga berperan aktif menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Menurutnya, pembuatan sumur biopori di setiap lingkungan rumah sangat penting sebagai sarana resapan air hujan. Dengan adanya biopori, air dapat lebih cepat meresap ke dalam tanah sehingga mengurangi genangan dan potensi banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Selain di lingkungan rumah, Taj Yasin juga mendorong agar biopori diterapkan di sepanjang jalan-jalan desa dengan jarak antara 20 hingga 40 meter. Ia menilai, pembangunan infrastruktur jalan desa tidak cukup hanya dengan perbaikan fisik, tetapi juga harus memperhatikan aspek resapan air agar air hujan tidak langsung mengalir dan menimbulkan genangan.

Ajakan tersebut disampaikan Taj Yasin usai menghadiri Haflah Akhirussanah dan Khotmil Quran ke-VII di Pondok Pesantren Mazaya, Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Sabtu (24/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Dalam sambutannya, Wagub yang akrab disapa Gus Yasin juga mengajak para santri untuk turut mendoakan Jawa Tengah dan Indonesia yang tengah menghadapi berbagai musibah, khususnya bencana alam akibat cuaca ekstrem. Ia menilai doa dan kepedulian bersama menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Taj Yasin menyerahkan tali asih atau bisyaroh kepada dua santri penghafal Al-Qur’an 30 juz, yakni Romzatul Khamidah dan Ullynia Kharisma Zayana, sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas prestasi yang telah diraih.

Salah satu penerima apresiasi, Ullynia Kharisma Zayana, mengaku bersyukur dan senang atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa dukungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para penghafal Al-Qur’an untuk terus belajar dan berprestasi.

Share This Article