Bupati Kendal Puji Peran Fatayat NU, Dinilai Strategis Rawat Keislaman dan Kebangsaan

3 Min Read
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memberikan sambutan pada pelantikan Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Kendal masa khidmah 2025–2030 di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Kabupaten Kendal, Ahad (18/1/2026).

, ReaksiNasional.com – Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi peran strategis Fatayat Nahdlatul Ulama dalam merawat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di Kabupaten Kendal. Apresiasi tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam pelantikan Pimpinan Cabang Kabupaten Kendal masa khidmah 2025–2030 yang digelar di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Ahad (18/1/2026).

Bupati yang akrab disapa Tika itu menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menilai Fatayat NU selama ini telah menunjukkan pengabdian yang nyata dan konsisten di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga sosial kemasyarakatan, sehingga keberadaannya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal, Dyah Kartika Permanasari menegaskan bahwa Fatayat NU memiliki kontribusi besar dalam menjaga harmoni kehidupan beragama dan memperkuat nilai kebangsaan. Dengan basis kader perempuan muda yang besar dan terorganisir, Fatayat NU dinilai mampu menjadi penggerak kemajuan Nahdlatul Ulama sekaligus berperan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kendal juga mengapresiasi peluncuran program Shodaqah Sampah Fatayat (SHOSFA) yang digagas PC Fatayat NU Kendal. Program tersebut dinilai sejalan dengan semangat pelayanan sosial serta kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh kader Fatayat NU untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan silaturahmi, serta menjadikan Kabupaten Kendal sebagai rumah besar yang rukun, damai, dan penuh nilai kebaikan. Menurutnya, penguatan nilai kebhinekaan dan kebangsaan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk organisasi perempuan seperti Fatayat NU.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo KH Mas’ud Abdul Qodir menegaskan bahwa Fatayat NU memiliki posisi penting sebagai kader perempuan Nahdlatul Ulama yang berperan dalam dakwah, pengabdian sosial, serta keteladanan di tengah masyarakat.

Ia berharap Fatayat NU terus menjadi teladan dalam akhlak, keilmuan, dan pengabdian, serta mampu melahirkan kader-kader perempuan NU yang istiqamah berkhidmat untuk agama, bangsa, dan organisasi. KH Mas’ud Abdul Qodir juga mendoakan agar seluruh pengurus dan kader Fatayat NU senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, serta keberkahan dalam menjalankan amanah organisasi selama masa khidmah lima tahun ke depan.

Pelantikan PC Fatayat NU Kendal tersebut menjadi momentum penguatan peran perempuan NU dalam pembangunan sosial keagamaan di Kabupaten Kendal, sekaligus mempertegas komitmen Fatayat NU sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam merawat keislaman, kebangsaan, dan kemasyarakatan. (*)

Share This Article