Warga Jalan Pasar Patra Mengeluhkan Abu Proyek Pembangunan Saluran Air

By Reaksi Nasional 18 Nov 2020, 11:32:18 WIBMegapolitan

Warga Jalan Pasar Patra Mengeluhkan Abu Proyek Pembangunan Saluran Air

Keterangan Gambar : Jalan Pasar Patra, Kelurahan Durikepa, Jakarta Barat,  sering dipenuhi abu bekas galian beterbangan, sehingga warga sekitar mengalami batuk-batuk dan sesak nafas.   


Oleh Maulen Munthe & Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA - Warga Jalan Pasar Patra, Kampung Guji RT 007 RW 02, Kelurahan Durikepa, Kecamatan Kebun, Jeruk, Kota Administrasi Jakarta Barat, mengeluh karena mengalami sakit  batuk-batuk dan sesak nafas akibat pengerjaan proyek pembangunan saluran air di tempat tinggal mereka. Diketahui, proyek itu dikerjakan kontraktor  PT Leotunggal Mandiri.

Pantauan Reaksi di lapangan, Selasa (17/11) terlihat dua alat berat sedang melakukan penggalian tanah dari bekas saluran air lama guna pemasangan saluran U-ditch beton. Ironisnya tanah bekas galian ditumpuk di badan jalan raya, sebelum diangkut ke truk untuk diangkut ke pembuangan terakhir. Akibatnya, sisa bekas galian tanah diangkut menimbulkan debu beterbangan, terutama saat ada kendaraan yang melintas.

Ketika Reaksi melakukan pengambilan gambar, beberapa warga Kampung Guji RT 007 RW 02, Kelurahan Durikepa, menyampaikan keluhan terkait adanya proyek pembangunan saluran air tersebut.

“Kami sebagai warga sangat mendukung adanya proyek pembangunan  saluran air untuk mengantisipasi banjir,  namun tidak sepatutnya kontraktor membiarkan sisa-sisa tanah bekas diangkut dibiarkan begitu saja. Akibat ulah kontraktor tersebut,kami warga disini mengalami batu-batuk dan sesak nafas. Kalau sudah begini siapa yang bertanggung jawab," tuturnya.

Sigit P, Kasubag Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat,  saat dikonfirmasi Reaksi di kantornya, Rabu (18/11) mengatakan, terkait adanya masalah proyek pembangunan saluran air di jalan Pasar Patra, Kelurahan Durikepa, Kecamatan Kebun Jeruk, hal itu bukan kewenangannya untuk menjawab. “Abang wartawan tanya langsung ke bahagian PPTK-nya," ungkapnya.

Iman, Kepala Seksi Pembangunan Sumber Daya Air Jakarta Barat,  saat dihubungin Reaksi melalui sambungan telepon selulernya mengatakan, terkait abu tanah bekas galian saluran di sepanjang Jalan  Pasar Patra, Kelurahan Durikepa, Kecamatan Kebun Jeruk,  tadi malam telah dilakukan penyemprotan air guna membersihkan sisa sisa tanah yang telah diangkut.

Wawan Hermawan, Kepala Seksi Pemeliharaan Sumber Daya Air Jakarta Barat, saat dihubungi Reaksi melalui telepon selulernya mengatakan, masalah debu sisa-sisa tanah bekas galian yang telah diangkut ke tempat pembuangan terakkhir, hal tersebut kesahalan cukup fatal kontraktor.

“Seharusnya sisa tanah bekas galian langsung disemprot pakai air,  sehingga abu sisa tanah tidak mengganggu terhadap warga sekitar. Adanya laporan dari teman media, saya akan laporan sama Ibu Kasudin dan kepala seksi pembangunan," ungkapnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment