Warga Desak Dishub Bayar Upah Petugas Lintasan KA Bojonggede

By Reaksi Nasional 27 Feb 2018, 16:54:15 WIBNusantara

Warga Desak Dishub Bayar Upah Petugas Lintasan KA Bojonggede

Keterangan Gambar : Perlintasan KA Bojonggede (ist)


Oleh Marihot Pakpahan

REAKSI BOGOR - Warga dan pengemudi kendaraan yang sering melewati lintasan kereta api (KA) tidak setuju bila palang pintu KA dekat Stasiun Bojonggede ditutup.Mereka beranggapan pelintasan KA yang merupakan akses menuju Perumahan Bojong Depok Baru (BDB) atau Gaperi itu ditutup, maka kepadatan lalulintas di kawasan Stasiun Bojonggede akan semakin padat.

"Setiap pagi, siang, malam padat, apalagi kalau nanti ditutup, pasti semakin macet lagi," ujar Bustomi, seorang warga saat ditanyai wartawan, Selasa (27/2/2018).

Dia mengakui pelintasan itu memang liar, tapi amat bermanfaat bagi masyarakat. Pendapat yang sama dilontarkan oleh seorang ibu pengendara motor, Retno.

Menurutnya, jika lintasan itu ditutup, para pengendara, baik motor atau mobil harus berputar arah yang jaraknya cukup jauh bila hendak melintasi jalan kereta.

"Saya suka bolak-balik ke pasar, kalau ditutup nanti, ya harus muter cukup jauh, belum nanti macetnya, jadi ga setuju kalau ditutup. Bayar aja gaji mereka," terangnya.

Para pengendara pun berharap Pemerintah Kabupaten Bogor tetap membuka palang pintu KA di titik itu.

"Kalau memang lagi ada persoalan, ya mudah-mudahan terselesaikan, soalnya kan ini jalan umum, banyak yang lewat," tambah Retno.

Lintasan KA itu, saat ini memang terancam ditutup. Pasalnya, para petugas yang melayani palang pintu kereta tersebut sudah beberapa bulan terakhir tidak menerima upah lagi dan berencana mogok kerja. Pihak PT KAI Commuter Jabodetabek tampaknya tak mau ambil pusing, mereka tetap akan menutup palang pintu tersebut bila ke depannya tidak ada petugas yang berjaga.

Humas Daops 1 PT KCJ, Edi menjelaskan bahwa palang pintu kereta tersebut tidak resmi alias liar dan bukan menjadi tanggung jawab PT KCJ. Pihaknya tak ikut campur bila penjaga palang pintu kereta itu memutuskan untuk tidak berjaga lagi.

"Kalau tidak ada yang jaga, kan bahaya. Kita akan tutup pelintasan kereta api itu secara permanen dari pada timbul korban," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu  (24/2/2018).

Namun, lanjutnya, pihaknya masih menunggu kepastian dibayar atau tidaknya gaji para penjaga palang pintu kereta oleh Dishub Kabupaten Bogor.

"Kalau nantinya dibayar dan pos palang pintu kereta itu tetap ada yang jaga, ya tidak akan ditutup," jelasnya. ***

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • uguhozamevo

    http://theprettyguineapig.com/amoxicillin/ - Amoxicillin <a ...

    View Article
  • eyusoxax

    http://theprettyguineapig.com/amoxicillin/ - Amoxicillin Online <a ...

    View Article
  • buy fake degree

    Wonderful website. A lot of helpful info here. I am sending it to a few pals ans ...

    View Article
  • camo polar fleece fabric

    Thanks for every other informative site. Where else could I get that type of info ...

    View Article