Untuk Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja, SDM Handal Harus Diprioritaskan

By Reaksi Nasional 09 Mar 2020, 14:56:31 WIBNasional

Untuk Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja, SDM Handal Harus Diprioritaskan

Keterangan Gambar : Menaker Ida Fauziah didampingi Dirjen Binallatas dan Produktifitas Kemnaker Bambang Satrio Lelono, sedang berbincang dengan karyawan perusahaan Toyota Motor.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) andal harus diprioritaskan secara bersama untuk memenuhi permintaan kebutuhan tenaga kerja skilled yang sesuai dengan dunia industri/pasar kerja.

Untuk ketersediaan SDM itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengunjungi pelatihan vokasi dan pemagangan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia  (TMMIN). Ia mengunjungi TMMIN untuk memastikan dan mengetahui perkembangan hasil kunjungan Presiden Jokowi sejak mencanangkan program pemagangan nasional pada  2017 lalu.

"Penting bagi kami, untuk melihat dan mengetahui perkembangannya agar dapat dievaluasi selama tiga tahun program vokasi dan pemagangan itu berjalan. Mudah-mudahan, Toyota menjadi representasi dari industri yang lain, " kata Ida Fauziyah dalam siaran pers Humas Kemnaker, yang diterima Renas, Senin (9/03)

Ia mengingatkan pentingnya pengembangan SDM melalui investasi di Indonesia. Ketersediaan SDM andal harus diprioritaskan secara bersama untuk memenuhi permintaan kebutuhan tenaga kerja skilled yang sesuai dengan dunia industri/pasar kerja.

“Program pemagangan menjadi salah satu upaya penyiapan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri atau pasar kerja. Selain itu, pemagangan pun mempercepat penyerapan penggangguran untuk masuk ke dunia kerja,” ujarnya.

Ida menambahkan pihaknya memiliki tugas untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas SDM. Hal itu bisa dilihat sebanyak 76 persen anggaran Kemnaker dialokasikan untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas.

Usai berdialog dengan jajaran TMMIN, didampingi Dirjen Binalattas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono dan Karo Humas Soes Hindharno; usai berdialog dengan jajaran petinggi TMMIN, Menaker Ida melakukan peninjauan ke ruang perakitan (ASSY).

Dalam dialog dengan karyawan TMMIN bagian Quality Control (QC) Final Inspection, Riski, Menaker Ida surprise dengan keberhasilan program pemagangan pencari kerja. Hanya dengan durasi enam bulan pemagangan dan sertifikasi, Riski sudah bisa bekerja otomotif terbesar di Indonesia.

"Berapa jarak pelatihan vokasi dengan bekerja di sini dan "Berapa gaji pokok dan sebulan berapa bawa take home pay di TMMIM, " tanya Menaker lagi yang dijawab dengan

“Pelatihan enam bulan, seminggu tes dan seminggu berikutnya bekerja. Kemudian gaji pokok yang saya terima Rp.5,3 juta. Satu bulan bisa memperoleh Rp 9,1 juta, " jawab Riski, lulusan SMK Otomotif di Karawang.

Mendengar itu, Ida mengucapkan alhamdulillah karena ia merasa gaji sebesar itu hampir sama dengan gaji pokok Menteri.

“Alhamdulillah, kamu sesuai dengan namanya, Rizki. Kamu beruntung karena banyak lulusan SMK di luar sana masih menganggur, " tandasnya .

Saat peninjauan, Menaker Ida juga didampingi Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia/Ketua Komite Pelatihan Vokasi Nasional (KPVN), Anton J Supit; dan Wakil Ketua KPVN/Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT TMMIN, Bob Azzam; Presdir TMMIN, Warih Andang Tjahjono; Direktur TMMIN, Yoshiro Tanaka; dan Ketua PUK FSP LEM PT TMMIN, Aziz Syarif Hidayat. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • queensezer

    <a href="https://azithro24.com/">azithromycin z-pak dosage</a> ...

    View Article
  • queensezer

    <a href="https://azithro24.com/">azithromycin z-pak dosage</a> ...

    View Article
  • SHOES

    I quite like ones putting up. Their okay to view that you make clear throughout ...

    View Article
  • mohigrt

    ???? ??? ??????? ????????? ?????? ?????? ?? ???????? ????????? ?? <a ...

    View Article