Turunnya TBA tak Signifikan Menurunkan Harga Tiket Pesawat

By Reaksi Nasional 14 Mei 2019, 14:49:25 WIBNasional

Turunnya TBA tak Signifikan Menurunkan Harga Tiket Pesawat

Keterangan Gambar : Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi


Oleh Bontor Sitanggang

REAKSI JAKARTA - Setelah mendapat tekanan publik yang cukup masif, akhirnya Menteri Perhubungan menurunkan tarif batas atas (TBA) pesawat udara sebesar 12-16 persen. Namun, langkah itu dinilai patut dikritisi karena tidak signifikan menurunkan harga tiket pesawat.

Langkah Menhub bisa dipahami pada konteks kebijakan publik yang harus diambil. Pasalnya, sebagai regulator, Kemenhub berkompeten mengatur TBA pesawat udara sebagamaina diatur dalam UU tentang Penerbangan.

"Namun dalam beberapa hal beleid baru ini harus kita kritisi, yakni langkah Menhub patut diduga karena klimaks dari kejengkelan Menhub atas masih tingginya tarif pesawat udara. Walau mereka/ maskapai belum melanggar ketentuan TBA, tetapi yang diharapkan, khususnya Garuda, bisa menurunkan harga tiketnya, karena toh harga avtur sudah diturunkan/ sudah turun. Namun hal tersebut tidak dilakukan oleh semua maskapai," ujar Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi kepada Renas, dalam pesan tertulisnya, Selasa (14/5/2019).

Menurut Tulus, penurunan persentase TBA di atas kertas memang bisa menurunkan tarif pesawat, namun secara praktik belum tentu demikian. Sebab faktanya semua maskapai telah menerapkan tarif tinggi, rata-rata di atas 100 persen dari tarif batas bawah. Karena itu persentase turunnya TBA tidak akan mampu menggerus tingginya harga tiket pesawat dan tidak akan mampu mengembalikan fenomena tiket pesawat murah.

Bahkan, lanjutnya, turunnya persentase TBA bisa memicu maskapai untuk mengerek sisa persentase TBA-nya, misalnya 85 persen.

"Artinya bisa jadi tiket pesawat malah naik pasca penurunan TBA. Memang, setelah diturunkan maskapai tidak leluasa lagi untuk menaikkan tarifnya hingga 100 persen, seperti sebelum diturunkan. Tetapi intinya, turunnya persentase TBA tidak otomatis akan menurunkan harga tiket pesawat, sebagaimana diharapkan publik," katanya.

YLKI, kata Tulus mersa khawatir setelah Menhub menurunkan TBA, karena bisa direspon secara negatif oleh maskapai dengan menutup rute penerbangan yang dianggap tidak menguntungkan atau setidaknya mengurangi jumlah frekwensi penerbangannya.

"Jika hal ini terjadi maka akses penerbangan banyak yang collaps, khususnya Indonesia bagian Timur, di remote area. Sehingga publik akan kesulitan mendapatkan akses penerbangan. Bisakah pemerintah menyediakan akses penerbangan yang ditinggalkan oleh maskapai itu?" jelasnya.

Dikatakannya, kalau pemerintah memang ingin menurunkan tiket pesawat, seharusnya bukan hanya dengan mengutak atik formulasi TBA saja, tetapi bisa menghilangkan/ menurunkan PPN tarif pesawat sebesar 10 persen.

"Bisa diturunkan misalnya menjadi 5 persen saja. Jadi pemerintah harus fair, bukan hanya menekan maskapai saja, tetapi pemerintah tidak mau mereduksi potensi pendapatannya, yaitu menghilangkan/menurunkan PPN tiket pesawat," katanya.

Ia menjelaskan, komponen tiket pesawat juga bukan hanya soal TBA saja, tapi juga komponen tarif kebandaraudaraan yang setiap dua tahun mengalami kenaikan. dan ini berpengaruh pada harga tiket pesawat karena tarif kebandarudaraan (PJP2U) include on ticket.

"YLKI meminta Kemenhub harus secara reguler mengevaluasi formulasi TBA. Sebab selama 3 tahun terakhir, sejak 2016, formulasi TBA dan TBB belum pernah dievaluasi," pungkasnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • gajjosk

    ??????? ?? ??????????!!!!! ...

    View Article
  • Indocommco

    Ya benar sekali SDM kita masih kurang mengenal perkembangan teknologi, bahkan masih ...

    View Article
  • toko bunga Jakarta

    Tanaman hias di sepanjang jalan di Jakarta jika sudah masuk musim kemarau menjadi ...

    View Article
  • Konsultan Pajak

    Biasanya penunggak itu malas bayar atau gak tahu cara hitungnya, lebih baik dateng ...

    View Article