Trotoar Dipadati Pedagang Kaki Lima
Oleh Maulen Munthe/Kharirudin Sinambela

By 11 Jan 2018, 08:59:48 WIBNusantara

Trotoar Dipadati Pedagang Kaki Lima

Keterangan Gambar :


DI sepanjang Jalan Kedoya Raya, Jakarta Barat,  ratusan pedagang kaki lima, memadati trotoar menggelar barang dagangannya.  

Tamo Sijabat, Kepala.Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Barat, saat dikonfirmasi Renas, Rabu (10/1) di ruangan kerjanya, mengatakan bahwa  para pedagang kaki lima yang berjualan  di trotoar menyalahi peraturan Gubernur DKI Jakarta No 8 tahun 2008 tentang Ketertiban Umum.

“Saya akan mengintruksikan kepada semua anggota anggota Satpol PP menjalankan tugasnya sampai jam 10 malam. Namun kami memiliki ambang batas waktu kerja dan tidak mungkin sampai malam anggota melingkar keliling,” ungkapnya.

Lanjut Tamo Sijabat, pedagang yang berjualan di trotoar itu mengganggu kenyamanan pejalan kaki, karena trotoar merupakan hak pejalan kaki, bukan tempat pedagang kaki lima,

“Terkait hal ini akan saya sampaikan kepada Lurah Kedoya Selatan dan Kepala Satpol PP Kecamatan Kebon Jeruk. Dalam.waktu dekat pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kedoya Raya akan kami tertibkan,” ungkapnya.

Marolop Sinaga, Kepala Seksi Penindakan, saat dikonfirmasi Renas diruangan kerjanya mengatakan, sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta, pihaknya tidak semena-mena untuk menertibkan pedagang kaki lima yang menggunakan badan jalan trotoar untuk berdagang.

“Saat ini kami ibarat buah simalakama, seperti Kota Tua, Kecamatan Taman Sari, di mana ribuan pedagang kaki lima memadati Kota Tua, sementara kami hanya mengimbau kepada pedagang untuk tidak memanfaatkan lahan Kota Tua untuk berdagang, namun kami tidak bisa berbuat apa-apa,” cetusnya.

Marolop Sinaga menambahkan, sesuai intruksi Wakil Gubernur DKI Jakarta, pihaknya mengimbau petugas Satpol PP agar tidak melakukan kekerasan dan mengusir pedagang kaki lima.

“Sehingga kami hanya sebatas melakukan penjagaan batas jalan agar pedagang tidak menggunakan jalan raya,” paparnya.

Hartono, seorang pejalan kaki, mengaku kecewa dengan kebijakan Gubernur tentang keberadaan PKL di lahan trotoar. “Kami mengimbau camat maupun walikota dan Satpol PP untuk secepatnya menertibkan pedagang kaki lima, karena trotoar adalah hak mutlak bagi pejalan kaki bukan untuk  pedagang.” tukasnya.  ***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. Sultan slot online 22 Jul 2020, 18:16:54 WIB

    Saya hanya berharap mereka ditempatkan di suatu tempat yg layak.
    http://www.captv.fr/slot-online/

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • tempat les bahasa inggris

    sering - sering update artikelnya | ang ...

    View Article
  • Jasa Sumur Bor yogyakarta

    jarang sekali ada web site yang meyediakan artikel semenarik ini | ang ...

    View Article
  • jasa bikin seragam online murah di bandung

    Situs Anda selalu memberikan berita yang update, menarik dan bermanfaat | nur ...

    View Article
  • jasa bikin seragam partai di bandung

    artikelnya sudah bagus, di tunggu update terbarunya terimakasih | nur ...

    View Article