Tim Gabungan Pemkot Jakbar dan PLN Putus Aliran Listrik Menyalahi Aturan

By Reaksi Nasional 07 Feb 2019, 11:26:02 WIBMegapolitan

Tim Gabungan Pemkot Jakbar dan PLN Putus Aliran Listrik Menyalahi Aturan

Keterangan Gambar :


Oleh Maulen Munthe & Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA - Tim gabungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan penertiban aliran listrik yang menyalahi Peraturan Kementerian ESDM No 28 tahun 2016 tentang peraturan listrik, Kamis (7/2).

 

Penertiban aliran listrik dilakukan di kawasan padaat penduduk di delapan wilayah kecamatan di Jakarta Barat. Dari hasil survei diperoleh keterangan bahwa yang paling banyak menyalahi aturan listrik sehingga kemudian diputus  adalah rumah tinggal karena menyalahi aturan penggunaan instalasi listrik.

Pantauan Reaksi di lapangan, Kamis (7/2/2019) di wilayah Kecamatan Kembangan, tim gabungan Pemkot Jakbar dan petugas PLN melakukan penertiban aliran listrik di RW 010 Kelurahan Kembangan Utara.

Sebelum penertiban aliran listrik dilakukan, Asisten Pemerintahan, Denny Ramdhani, didampingi Camat Kembangan, Agus Ramdhani, berikut Lurah Kembangan Utara, Edy Sukarya, serta sejumlah pejabat lainnya melakukan apel persiapan di halaman pesantren Al Wasiah.

Denny Ramdhani, saat apel di halaman pesantren Al Wasiah mengatakan, penertiban aliran listrik ini menjadi salah satu upaya dalam mencegahan musibah kebakaran. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan yang kedua kali dilaksanakan tim gabungan yang dilaksanakan satu kali dalam satu minggu.

“Sesuai perintah Wali Kota Jakarta Barat setiap instansi satuan kerja perangkat daerah (SKPD)  yang terlibat dalam kegiatan ini memiliki tugas dan kewenangan, misalnya melakukan pemeriksaan terhadap KWH meteran listrik dan penataan kabel di luar rumah dan instansi lainnya, melakukan pemeriksaan penggunaan dan pemakaian listrik dalam rumah warga,” tuturnya.

Menurut Denny Ramdhani, kewenangan pemeriksaan listrik merupakan tugas pegawai PLN. Mereka yang memeriksa instalasi listrik dan KWH meteran listrik, sedangkan  Sudin Perindustrian dan Energi, PJU dan instansi lainnya memeriksa penggunaan dan pemakaian sarana listrik di dalam rumah.

Ditambahkan, penertiban listrik juga dilakukan di Kecamatan Cengkareng tepatnya di RW03 Kelurahan Kapuk dengan melibatkan 160 petugas tim gabungan Sat Pol PP, Sudinhub, PLN, FKDM. Sebanyak 134 rumah warga diperiksa aliran listriknya dan delapan rumah dipaksa diputus aliran listriknya karena menyalahi ketentuan, seperti sambungan langsung tanpa menggunakan KWH atau meteran sehingga rentan menimbulkan kebakaran.

Edi Sukarya, Lurah Kembangan Utara, yang mendampingi Denni Rhamdany, saat dikonfirmasi Reaksi mengatakan,  penertiban aliran listrik di wilayah RW 010 Kembangan Utara terbagi dalam tiga kelompok. Satu  kelompok melaksanakan tugas pada tiga wilayah lingkungan RW 010. Mereka masing-masing melakukan pemeriksaan listrik  di wilayah lingkungan III. Hal yang sama juga dilakukan tim gabungan di pemukiman warga  RT 04 RW 10.

“Beberapa rumah warga mengalami pemutusan aliran listrik karena melanggar ketentuan pemasangan listrik. Mereka menandatangani berita acara pemeriksaan, selanjutnya instansi PLN akan menindaklanjuti pelanggaran tersebut,” tuturnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Flow Meter Tokico Jakarta

    Hello there, You’ve done a great job. I’ll definitely digg it and personally ...

    View Article
  • Open Trip Pulau Seribu

    Hey, you used to write great, but the last few posts have been kinda boring¡K I ...

    View Article
  • Distributor pipa HDPE

    Wow, superb blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look ...

    View Article
  • jakarta sewa mobil

    tidak hanya supir truk juga, terkadang pengendara lain seperti mobil atau motor juga ...

    View Article