Sudinkes Jakbar Terus Lakukan Upaya Pananggulan DBD

By Reaksi Nasional 14 Mar 2019, 11:15:04 WIBMegapolitan

Sudinkes Jakbar Terus Lakukan Upaya Pananggulan DBD

Keterangan Gambar : H. Eldi Andi saat memimpin rapat monitoring dan evaluasi di kantor Wali Kota Jakbar.


Oleh Khairuddin Sinambela & Maulen Munthe

REAKSI  JAKARTA - Pemerintah kota administrasi Jakarta Barat melalui Suku Dinas Kesehatan (Sudiskes) terus melakukan upaya untuk menanggulangi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama menekan jumlah laju perkembangan kasusnya.

H.Eldi Andi, selaku Sekretaris Kota Jakarta Barat menegaskan hal tersebut saat memimpin monitoring dan evaluasi (Monev) penanggulangan kasus DBD di kantor Wali Kota Jakbar, Rabu (13/3/2019).

" Kalau di lihat dari laporan Sudiskes, kasus DBD di Jakbar umumnya banyak menimpa anak sekolah. Sehingga perlu kita cermati dan evaluasi. Jadi butuh upaya dan terobosan atau inovasi guna menanggulangi kasus DBD tersebut," ujarnya.

Menurutnya, semua harus melalui proses yang berkesinambungan dalam rangka menekan serta mencegah laju kasus DBD. Penanggulangan kasus DBD ini bukan hanya dilakukan pemerintah saja, namun melibatkan dan menggerakkan semua lapisan serta potensi yang ada di kalangan masyarakat seperti RT, RW, LMK, tokoh masyarakat dan unsur yang lain.

Eldi Andi mencontohkan pelaksanaan grebek Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jumat lalu. Tanpa terkecuali, semua diminta untuk berperan aktif dalam memerangi kasus DBD dengan cara melakukan PSN. “Jadi saya minta agar warga masyarakat untuk menjadi jumantik,” ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini mengadakan pemeriksaan di kolam bak mandi rumah warga, dia melihat dan menemukan adanya jentik nyamuk.

“Saya langsung  memanggil pemilik rumah untuk melihatnya. Semua ini kita lakukan agar mereka ikut tergerak untuk menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan 3M plus,” jelasnya.

Naman Setiawan, selaku Camat Kalideres dalam kesempatan Monev kasus DBD tersebut melaporkan sekaligus evaluasi terkait kasus DBD di Kecamatan Kalideres serta upaya yang sedang dan sudah dilakukan untuk menanggulangi penyakit DBD.

Dia mengatakan, salah satu upaya yang mereka lakukan adalah kebijakan pembuatan larvitrap atau perangkap larva. Larvitrap adalah perindukan nyamuk buatan yang berfungsi menjadi tempat nyamuk aedes aegipty bertelur dan terbuat dari botol air mineral.

Proses perkembangannya dari telur menjadi larva, kemudian larva tersebut bergerak ke dasar larvitrap lantas terperangkap di bawah kasa. Dengan demikian larva tersebut tidak berkembang menjadi nyamuk dewasa. Andaipun berkembang menjadi nyamuk namun tidak bisa keluar dan mati dengan sendirinya.

“Kami sudah membuat kebijakan terkait pembuatan larvitrap. Jadi setiap rumah warga memiliki 4 larvitrap, dua di simpan di depan rumah dan dua lagi di ruangan rumah,” ujarnya.

Selain larvitrap, terobosan lain yang dilakukan di kecamatan Kalideres adalah pembuatan aplikasi Jumantik Online Mandiri (JOM). “Aplikasi ini dipakai untuk pelaporan para kader jumantik dalam pemeriksaan jentik-jentik nyamuk,” pungkas Naman. (R2)

 

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • custom t shirt manufacturers china

    I was wondering if you ever thought of changing the structure of your website? Its ...

    View Article
  • cashmere sweater manufacturers in india

    Hi! I could have sworn I've been to this site before but after going through ...

    View Article
  • mercerized cotton polo shirts

    Awesome blog! Do you have any tips for aspiring writers? I'm planning to start ...

    View Article
  • cheerleader uniform dress

    I think this is one of the most important info for me. And i am glad reading your ...

    View Article