Seksi Pemeliharaan SDA Jakbar  Perlebar Permukaan Saluran Air Grand Garden

By Reaksi Nasional 18 Nov 2020, 09:49:26 WIBMegapolitan

Seksi Pemeliharaan SDA Jakbar  Perlebar Permukaan Saluran Air Grand Garden

Keterangan Gambar : Pelebaran dan penggalian kedalaman saluran air di jalan Kedoya Alteri Jalan Panjang Grand Garden, Jakarta Barat, Rabu (18/11/2020).


Oleh Maulen Munthe & Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA - Sejumlah titik lokasi diketahui paling rentan tergenang dan paling berat banjir di wilayah Jakarta Barat, di antaranya  jalan Kedoya Alteri Jalan Panjang, lokasi tepatnya di perempatan lampu merah komplek perumahan Grand Garden, Kelurahan Kedoya Utara Kecamatan Kebun Jeruk, Kota Administrasi  Jakarta Barat.

Pantauan Reaksi di lapangan, Rabu (18/11) terlihat puluhan satgas pekerja harian lepas (PHL) baju biru bekerja keras melakukan penggalian dan  pembongkaran saluran air U-ditch Beton lama dengan ukuran kecil 1x1 meter yang diduga penyebab banjir karena ukurannya terlalu sempit sehingga tidak mampu untuk mengalirkan  air mengalir.

Wawan Hermawan, Kepala Seksi Pemeliharaan Dinas  Sumber Daya Air  Kota Administrasi Jakarta Barat, saat dikonfirmasi Reaksi, di lokasi mengatakan, dua minggu berjalan, dia bersama satgas pasukan jasa lainnya perongan  (PJLP)  baju biru, telah melakukan penggalian dan pembongakaran saluran U-ditch beton lama dengan menggunakan alat berat (beko). “Hal tersebut dilaksanakan untuk pelebaran permukaan saluran air, serta penggalian kedalaman saluran untuk antisipasi banjir, " ungkapnya.

Dia juga menjelaskan,  untuk pengerjaan saluran air U-ditch beton dikerjakan satgas PJLP Sudin Simber Daya Air  Baju Biru. “Pasalnya satgas baju biru sudah tergolong  pegawai menetap, namun mereka tidak memiliki NIP. Hanya itu saja perbedaan mereka dengan kami. Terkait masalah gaji  kita sama menerima gaji setiap bulan dari pemerintah melalui anggaran belanja pendapatan daerah, (APBD)," jelasnya.

Menurutnya,  pihaknay bersama satgas baju biru telah bekerja keras untuk penyelesaian pelebaran permukaan saluran air tersebut. “Biasanya pada bulan November dan Desember sudah memasuki musim penghujan. Saya selaku pimpinan mereka tetap akan mengawal  satgas PHL sampai batas jam waktu pukul 17. 00 petang," tutupnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment