Sekko Jakbar Berikan Bantuan Rp62 Juta untuk Korban Kebakaran di Tambora

By Reaksi Nasional 04 Sep 2019, 14:57:25 WIBMegapolitan

Sekko Jakbar Berikan Bantuan Rp62 Juta untuk Korban Kebakaran di Tambora

Keterangan Gambar : Sekko Jakbar memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kecamatan Tambora, Rabu (4/9/2019).


Oleh Maulen Munthe & Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA - Sekretaris Kota (Sekko)  Kota Administrasi Jakarta Barat, H. Eldi Andi, menyerahkan bantuan uang senilai Rp62 juta  kepada korban kebakaran di Rukun Tetangga  (RT) 05 dan 06 RW 02 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Bazis Nasional (Baznas) Bazis bertempat  di aula kantor Kelurahan Duri Utara, Rabu (4/9).

H. Eldi Andi mengatakan, sesuai Instruksi Gubernur DKI Jakarta No  65 tahun 2019 tentang gerakan warga cegah kebakaran, warga  diminta untuk mewaspadai dan siap-siaga menanggulangi musibah kebakaran.

“Dalam kebijakan itu setiap permukiman warga atau RW akan membentuk sistem ketahanan kebakaran lingkungan (SKKL). Sistem ini nantinya memberikan edukasi sekaligus sosialisasi tentang menanggulangi musibah kebakaran,” jelasnya.

H. Eldi Andi berharap peristiwa kebakaran yang menimpa warga RW 02, Kelurahan Duri Utara, tidak terjadi lagi. Untuk itu warga diminta selalu waspada, dan  peduli terhadap potensi yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

Terkait santunan, ia menjelaskan, santunan yang berasal dari pendayagunaan dana bantuan Bazis Jakarta Barat, diberikan langsung pada warga terdampak musibah kebakaran. Santunan yang diserahkan berjumlah Rp62 juta untuk 18 rumah yang terbakar.

“Kita harus mensyukuri atas nikmat dan pemberian ini. Semoga ini membawa manfaat, terutama meringankan beban pasca musibah kebakaran," tuturnya.

Di tempat sama,  Denny Aputra, Lurah Duri Utara, menjelaskan, sebanyak 18 rumah atau 31kepala kelurahan ( KK) terdampak kebakaran di permukiman warga RT 05 dan 06 RW 02, Kelurahan Duri Utara. Peristiwa  ini terjadi pada 2 Juli 2019, sekitar pukul 16.00 WIB.

“Selama kurun waktu  10 hari darurat kebakaran, warga mulai bangkit, dan roda perekonomian kembali berjalan. Secara perlahan-lahan mereka melupakan perustiwa kebaran tersebut. Ada banyak bantuan, terutama buat kebutuhan dasar. Setelah itu mereka sudah kembali menjalani rutinitas tinggal di tempat yang lebih permanen," tandasnya. 

Ditambahkan, terkait Instruksi Gubernur DKI Jakarta  No 65 tahun 2019, pihaknya akan bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk pembangunan posko pemadam yang dibuat di dalam areal stasiun kereta api Duri.

“Selain rencana tersebut, kami bekerja sama dengan Sudin Pemadam Kebakaran (Gulkamart) memberikan sosialisasi penanggulangan bahaya kebakaran, termasuk penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) pada masing-masing RW,” ungkapnya.

Bambang Sutarna, Camat Tambora, didampingi Ketua tim Baznas Bazis DKI Jakarta, Khairul Riza, meminta santunan yang diberikan kepada warga korban kebakaran melalui koordinator wilayah bantuan Jakarta Barat, agar dimanfaatkan untuk membangun keluarga. “Walaupun nilainya tidak seberapa,  namun di balik itu semua ada hikmahnya,” ucapnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • prescription meds without the prescription

    <a href="http://canadianpharmaciesoffer.com/">no 1 canadian pharcharmy ...

    View Article
  • khosim

    Have you ever considered about including a little bit more than just your ...

    View Article
  • Cindygocoego

    cialis 20 mg <a href="http://canadianpha.com">cialis canadian ...

    View Article
  • Cindygocoego

    cialis 20 mg <a href="http://canadianpha.com">cialis canadian ...

    View Article