Sedang Musim Belanja, 100 Kios di Pasar Bogor Disegel PD Pasar

By Reaksi Nasional 15 Mei 2019, 19:16:57 WIBJabar dan Banten

Sedang Musim Belanja, 100 Kios di Pasar Bogor Disegel PD Pasar

Keterangan Gambar :


Oleh Marihot Pakpahan

REAKSI BOGOR - Ratusan pemilik kios di Pasar Bogor kecewa berat setelah kios tempat mereka berjualan disegel PD Pasar. Ironisnya lagi, penyegelan dilakukan saat pengunjung yang berbelanja kebutuhan puasa dan lebaran sedang ramai.

Salah seorang pemilik kios di Pasar Bogor Nelson Pasaribu mengatakan, beberapa hari sebelum memasuki Ramadhan, pada malam Rabu dan malam Sabtu, ratusan kios pedagang di Pasar Bogor disegel PD Pasar Pakuan Jaya.

“Diperkirakan 100 kios yang disegel di tiga lantai. Kios saya, lima yang disegel. Kios kami di sini kecil-kecil,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/5).

Menurut Nelson,  penyegelan ini terkesan tergesa-gesa. Penyegelan mestinya dilakukan sesudah Lebaran. Bukan saat Ramadhan seperti ini, di mana pedagang sedang giat berusaha mencari nafkah untuk keluarganya.

“Menurut PD Pasar, penyegelan dilakukan karena tunggakan sewa kios dari 2017 hingga 2019 belum dibayar oleh pengguna kios. Memang mereka sudah melayangkan 3 kali surat peringatan,” katanya.

Namun pedagang beranggapan, meski dilakukan penyegelan, seharusnya itu dilakukan usai Lebaran. Jangan pada momen Ramadhan seperti ini.

Jika merunut ke belakang, kata Nelson, penagihan memang sesuai dengan akta vandading di PN Bogor.

“Tapi hanya butir-butir klausal sepihak yang menguntungkan PD Pasar saja. Hak-hak pedagang yang diwakili oleh paguyuban pedagang tidak diaktualisasikan,” tegasnya.

Sementara Dirut PD Pasar Pakuan Jaya Muzakir mengatakan, kios-kios yang disegel tersebut merupakan kios yang tidak bayar sewa sejak 2014-2019.

“Sudah dilakukan mediasi dulu melalui pengadilan. Kita kasih diskon 40 persen. Hasilnya, sebagian pedagang tetap tak bayar,” jelasnya.

Prosedur pun telah dijalankan PD Pasar Pakuan Jaya. Muzakir mengatakan, mereka sudah melakukan sosialisasi , lalu memberikan surat pemberitahuan, surat peringatan (SP) 1, SP 2 dan SP 3.

“Yang kita gembok yang tidak proaktif saja. Utang juga kita kasih keringanan, bisa dicicil,” jelasnya.

Menurut Muzakir penyegelan ini berproses dari pertama dia masuk sebagai Dirut PD Pasar Pakuan Jaya. Ini menjadi alasan  bagi dia melakukan penyegelan tanpa menunggu usai Lebaran. “Prosesnya dari pertama saya masuk.  Pertamanya kami fokus buat aturan dan pemanggilan para pedagang. Berlanjut saja,” ungkapnya.

Menurutnya, bulan Ramadhan ini harus dimaknai untuk saling mengingatkan jika pedagang Pasar Bogor memiliki utang atau tagihan.

“Kalau gak diingatkan kan kami yang salah,” katanya.

Penyegelan saat Ramadhan ini juga menurut Muzakir bukan tindakan sewenang-wenang.  Sebab mereka sudah memberikan waktu 6 bulan kepada pedagang untuk mencicil.

“Yang kami minta, proaktif dari pedagang untuk menyelesaikan. Semua bisa didiskusikan,” katanya.

Terakhir, Dirut PD Pasar yang baru beberapa bulan menjabat ini menyebut penggembokan atau penyegelan kios pedagang Pasar Bogor ini bertujuan agar pedagang lebih tertib. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • gajjosk

    ??????? ?? ??????????!!!!! ...

    View Article
  • Indocommco

    Ya benar sekali SDM kita masih kurang mengenal perkembangan teknologi, bahkan masih ...

    View Article
  • toko bunga Jakarta

    Tanaman hias di sepanjang jalan di Jakarta jika sudah masuk musim kemarau menjadi ...

    View Article
  • Konsultan Pajak

    Biasanya penunggak itu malas bayar atau gak tahu cara hitungnya, lebih baik dateng ...

    View Article