Sampah Warga RT 010/RW 02 Kel Duri Kosambi Seminggu tak Diangkut Petugas

By Reaksi Nasional 14 Jan 2020, 10:07:01 WIBMegapolitan

Sampah Warga RT 010/RW 02 Kel Duri Kosambi Seminggu tak Diangkut Petugas

Keterangan Gambar : Keadaan sampah di sebahagian lingkungan warga RT 010/RW 02, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/1/2020).


Oleh Khairuddin Sinambela/Maulen Munthe

REAKSI JAKARTA - Penanganan sampah sudah menjadi polemik bagi seluruh warga Provinsi DKI Jakarta. Pasalnya, efek samping yang ditimbulkan oleh sampah bisa berakibat fatal terhadap kesehatan dilingkungan apabila tidak segera ditangani. Saat ini sebagian warga yang tinggal di RT 010/RW 02, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, kota administrasi Jakarta Barat mengeluh karena sudah seminggu sampahnya tidak diangkat oleh petugas.

Aroma tidak sedap sudah mulai tercium yang datang dari tumpukan sampah warga yang sudah berhari-hari tersebut. Selain merusak pemandangan aroma tidak sedap yang sudah mulai menyengat di hidung ini, berasal dari banyaknya kantong plastik sampah yang bergelantungan di tembok gedung Pusat Kegiatan Guru (PKG) Durikosambi.

Epon (43), seorang ibu rumah tangga yang tinggal dilokasi mengatakan, aroma tidak sedap sudah tercium sejak beberapa hari yang lalu.

“Apalagi kemarin semua tumpukan sampah ini di guyur hujan hingga basah dan tambah mengeluarkan bau yang lumayan menyengat di hidung,” ujarnya dilokasi, Selasa (14/1/2020).

Menurutnya, hingga hari ini sampah tersebut sudah satu minggu tidak diangkut oleh tukang gerobak sampah. Padahal, hari-hari sebelumnya sampah warga di sekitar lingkungan sini, dua hari sekali sudah diangkut.

"Makan dan tidur pun sudah mulai terganggu dan tidak nyaman lagi," tuturnya.

Kejadian ini sudah di tambah lagi banyaknya kantong plastik sampah yang pada bocor karena di gigit oleh tikus. Sehingga sampah yang berada di dalam kantong plastik tersebut berjatuhan dan berserakan ke saluran air.

Hal ini juga menimbulkan pemandangan yang kurang menyenangkan. Akibat dari kejadian ini di daerah kami semakin banyak tikusnya. Kami menakutkan suatu saat nanti ada timbul penyakit yang disebabkan oleh tikus-tikus tersebut.

Soalnya, di jalanan juga hingga ke depan rumah kami sudah mulai banyak belatung yang berceceran. Pokoknya sudah mulai tidak nyaman dah.

“Kalau keluar rumah saja kita harus tutup hidung dan mulut” akunya.

Menurut Komar, warga yang juga tinggal di RT.010/RW.002, petugas kebersihan yang mengangkut sampah menggilir proses pengangkutan sampah setiap harinya.

Hal ini dikarenakan penampungan sampah dilingkungan RW.002 Kelurahan Duri Kosambi tidak bisa menampung seluruh sampah warga. Jadi terpaksa petugasnya harus mengangkut sampah setiap harinya dari satu RT, besoknya pindah lagi ke RT yang lain. Untuk sementara RT yang lainnya harus siap menunggu gilirannya, ungkap Komar.

Menurut seorang warga, ibu RT dari RT 010/RW 002 juga membenarkan hal tersebut. Jadi warga di minta untuk bersabar. Pasalnya, di lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah juga menumpuk, dan ada juga yang masih di dalam gerobak angkutan sampah, katanya. Hingga pagi ini sampah warga tersebut belum juga diangkat oleh petugasnya. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • modafinil kaufen online

    vigil kaufen modafinil online shop ...

    View Article
  • modafinil online apotheke

    modafinil online bestellen modafinil bestellen ohne rezept modafinil bestellen ...

    View Article
  • modalert kaufen

    modafinil generika tadafinil bestellen ...

    View Article
  • modafinil kaufen ohne rezept

    modafinil online apotheke modafinil kaufen ohne rezept modafinil kaufen legal ...

    View Article