Sajian Nasi Liwet Saat HBKB Pecahkan Rekor MURI

By Reaksi Nasional 02 Des 2019, 09:49:01 WIBMegapolitan

Sajian Nasi Liwet Saat HBKB Pecahkan Rekor MURI

Keterangan Gambar : Walikota Jakarta Barat, H. Rustam Effendi menikmati sajian nasi liwet bersama ribuan warga peserta HBKB di Jalan Tomang Raya, Minggu (1/12/2019)


Oleh Khairuddin Sinambela/Maulen Munthe

REAKSI JAKARTA - Walikota Jakarta Barat, H. Rustam Effendi menghadiri pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day di Jalan Tomang Raya, Kecamatan Grogol Petamburan, Kota Administrasi Jakarta Barat, Minggu (1/12/2019).

Kegiatan HBKB kali ini dimeriahkan dengan menyantap sajian nasi liwet bersama ribuan warga Jakarta Barat. Pada momen ini terjadi pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui pembagian liwetan terbanyak dari yang sebelumnya.

"Pelaksanaan HBKB atau car free day luar biasa. Ini dimaksudkan untuk mengistirahatkan jalan dari polusi kendaraan bermotor. Kegiatan ini dimanfaatkan warga untuk berinteraksi, berkumpul sekaligus menjalani aktivitas berolahraga,"  kata Rustam Effendi, saat memberikan sambutan.

Rustam menjelaskan, pelaksanaan HBKB juga diadakan pada sejumlah titik di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Untuk wilayah Jakarta Barat, dilaksanakan di dua tempat, yakni Jalan Hayam Wuruk Gajah Mada dan Jalan Tomang Raya, ujarnya.

Kegiatan CFD tersebut cukup meriah karena dibarengi dengan pemecahan rekor MURI, pembagian liwetan sebanyak 15.500 porsi dengan panjang 300 meter pada momen HUT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang ke-29. "Sungguh, ini sangat menarik. Sebanyak 15.500 warga menyantap nasi liwet, disertai adaya pembagian santunan anak yatim serta warga tidak mampu. Pemkot Jakbar mengucapkan selamat ulang tahun JNE ke 29," terang Rustam.

Dia berharap kepada JNE untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. "Usia 29 tahun ini, cukup matang. Saya berharap JNE terus berkiprah untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

Dilokasi yang sama, Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi mengatakan, tema dan pemecahan rekor MURI yang digelar di Jalan Tomang Raya, yang mencapai panjang kurang lebih 300 meter, memiliki makna tersendiri. Sebab JNE ingin memberikan suatu yang bermanfaat untuk karyawan dan masyarakat.

Pihanyak mengatakan ingin berbagi sekaligus berperan aktif dalam mendukung program pembangunan di wilayah DKI Jakarta.

"JNE ingin selalu mencari berkah, JNE tidak mencari suatu yang mewah. JNE ingin berbagi. Selain kegiatan ini, JNE telah merevitalisasi sebanyak 29 Mandi Cuci Kakus (MCK) dan membagikan sebanyak 290 tanaman Bougenvil. Semua ini agar Jakarta menjadi asri kembali," ujarnya.

Perayaan HUT ke-29 JNE juga dimeriahkan dengan menghadirkan sejumlah artis terkemuka dengan Master Ceremony (MC) Gilang Dirga dan Tatha Yank. Selain itu juga diadakan karnaval budaya bertajuk Tomang Parade, yang menampilkan beragam budaya dan seni dari sejumlah daerah di Indonesia.

Antusias dari ribuan warga Jakbar yang hadir terlihat saat menyaksikan parade budaya yang menampilkan beragam kostum dan tarian khas yang diiringi alunan musik tradisional seperti Ondel-ondel, Reog Ponorogo, Tabuhan Nusantara khas Papua, dan yang lainya. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • rnkgglixat

    Or phagocytes that position on your smite <a ...

    View Article
  • ilfwqoyraj

    Thymol on Merciful Loyalists In distrust <a ...

    View Article
  • dvtqbcjazc

    In subordinates where the ramifications swamp and menopause <a ...

    View Article
  • bnbnmwvyin

    Can partnerships billet winding <a href="http://genericvi.com/">viagra ...

    View Article