Reskrimsus Polres Metro Jakbar Tangkap Wanita Terlibat Kasus Investasi Ilegal

By Reaksi Nasional 09 Jun 2021, 10:29:55 WIBMegapolitan

Reskrimsus Polres Metro Jakbar Tangkap Wanita Terlibat Kasus Investasi Ilegal

Keterangan Gambar :


Oleh Maulen Munthe/Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA Satuan Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang wanita, dalam kasus investasi ilegal, atau bodong sebesar Rp15, 6 Miilyar, HS, alias SS ditangkap unit reserse terkait kasus penipuan investasi ilegal dengan modus memanfaatkan aplikasi trading Lucky Star, yang berada dinegara dibelgia, dan dipromosikan melalui media sosial, pelaku sudah menjalankan investasi ilegal tersebut sejak 2007.

Ady Wibowo, Kapolres Metro Jakarta Barat, didampingi Kasat Reskrim, kompol Joko Dwi Harsono dan kanit Kriminal Khusus, AKP, Fahmi Fiandri, mengatakan bahwa pelaku berinisial HS alias SS, melancarkan aksinya,dengan menyakinkan nasabah dengan merekayasa digital dan mengambil gambar dari google internernet,dan media sosial, kemudian pelaku menyakinkan nasabah, akibat tipu daya nasabah mengikuti investasi, Ilegal atau bodong," jelasnya, Selasa petang melalui Live Streaming, (8/6)

Ady Wibowo mengatakan, dari hasil penyelidikan, dana yang diambil dari masyarakat (korban) sebagai kedok penipuan investasi forex dimana uang masyarakat tersebut tidak masuk ke rekening perusahaan tapi masuk ke rekening pribadi, hingga sampai saat ini baru dua orang yang melapor ke Mapolres Jakarta Barat, Kedua orang tersebut pernah mendapatkan keuntungan 4 hingga 6 kali.

"Para korban diberikan iming iming, pemberi akan mendapat keuntungan 4 sampai 6 % perbulan, sehingga para korban tertarik, pada investasi bodong tersebut, hasil penyelidikan yang didentifikasi, 53 orang korban yang mengikuti investasi ilegal Lucky Star, dengan barang bukti, dikumpulkan korban mengalami kerugian Rp 15, 6 miliar, setelah ditelusuri ada 100 orang yang mengkuti investasi bodong tersebut, " ungkapnya.

Lebih lanjut Ady Wibowo menyampaikan, kegiatan investasi ilegal yang dijalankan oleh pelaku, kepada sikorban, agar menyetor dana kepada sipelaku.untuk investasi mulai dari terkecil Rp 25 juta dan paling besar Rp 500 juta, menurut pengakuan pelaku kepada penyidik, sementara pelaku juga menyakini sikorban dengan mealkukan rekayasa digital, supaya sikorban tidak melakukan penagihan sesuai janjinya.

"Sipelaku merekayasa seoalah ada pemberitaan asli disalah satu stasiun TV Swasta CNN, bahwa ada lockdown di negara Belgia, ironisnya pemberitaan tersebut telah diubah diubah menjadi pemberitaan dari Lucky Star, berharap sipelaku, agar sikorban investor tidak menagih uang mereka, karena dinegara belgia, terjadi lockdown, " tuiturnya.

Polres Metro Jakarta Barat, telah membuka Posko pengaduan, terkait dengan kasus investasi ilegal atau bidong tersebut, agar masyarakat melapor kepada kami, atas kasus tersebut, kami telah berkordinasi dengan otoritas jasa keuangan (OJK) Lucky Star, dinyatakan investasi bodong.

"Hasil penangkapan, petugas mengamankan barang bukti, 2 unit Laptop, merek Asus, 3 buah handphone, dan 1unit Hardis, 2 buku tabungan, atas Nama Tan Lie Tjun, dan 1buku tabungan Atas Nama Hengki Suleman, dengan 3 Nomor Rekening, yang berbeda, dan 1 dokumen data peserta Investasi, dan dokumen lainya,".tegasnya

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment