Remaja Masjid di Bodesari Cirebon Bentuk Kampung Ramadhan

By Reaksi Nasional 16 Mei 2019, 15:01:47 WIBJabar dan Banten

Remaja Masjid di Bodesari Cirebon Bentuk  Kampung Ramadhan

Keterangan Gambar :


Oleh Jamaludin

REAKSI CREBON – Rermaja Islam  Masjid Ussisa Al Attaqwa (Riswa) di Desa Bodesari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon membuat Kampung Ramadhan untuk mengisi kegiatan selama bulan ramadhan. Kegiatan tersebut didukung pemerintah setempat melaui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bodesari, membuat sebuah Kampung Ramadan di desanya dengan konsep pedesaan yang kekinian. Kampung Ramadhan tersebut digelar di depan Masjid Ussisa Al Attaqwa

Kampung Ramadhan ini mulai dibuka pada awal Ramadhan. Masyarakat pun  mersepon dengan baik mulai dari masyarakat sekitar maupun masyarakat desa lainnya. Hal tersebut terlihat dari banyaknya yang datang untuk mengunjungi Kampung Ramadhan tersebut.

Selain menyediakan kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan, ada pula kegiatan buka puasa bersama, serta tak lupa pula alunan musik religi yang mengisi waktu hingga buka puasa dapat menambah suasana di Kampung Ramadan semakin hangat.

Menurut Sekretaris Kampung Ramadan Riswa, Siti Mahiroh, selain diisi kegiatan buka puasa bersama, acara ini pun menyediakan berbagai kebutuhan yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat di bulan Ramadan.

"Yang berdatangan mulai dari jam 4 sore sampai jam 9 malam, warga juga bisa salat tarawih di Masjid Masjid Ussisa Al Attaqwa," kata Siti saat ditemui di Kampung Ramadan Riswa, Rabu (15/5/19).

Selanjutnya Siti Menyampaikan, Tidak hanya itu, berbagai lomba islami untuk anak usia taman kanak-kanan pun dilakukan, guna meningkatkan potensi anak sejak dini. "Meramaikan juga agar orang datang ke masjid," katanya.

Kegiatan yang pertama kali dilakukan ini, rencananya akan kembali dilaksanakan di Ramadhan berikutnya, mengingat antusias warga terhadap acara tersebut tampak sangat besar.

Siti mengatakan, awal berdirinya Kampung Ramadan tersebut terinspirasi dari gelaran di Masjid Jogokariyan, Provinsi DIY Yogyakarta, dimana selalu dikunjungi oleh 3.000 orang. "Kami memberikan sedikit modifikasi, seperti adanya gubug-gubugan," katanya.

Sementara itu, seorang pengunjung, Kiky, mengatakan sangat senang ketika datang ke sini, “Bisa sambil ngabuburit, dan juga ada kegiatan religinya membuat suasanya lebih terasa adem,” katanya. (R1)



 

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • gajjosk

    ??????? ?? ??????????!!!!! ...

    View Article
  • Indocommco

    Ya benar sekali SDM kita masih kurang mengenal perkembangan teknologi, bahkan masih ...

    View Article
  • toko bunga Jakarta

    Tanaman hias di sepanjang jalan di Jakarta jika sudah masuk musim kemarau menjadi ...

    View Article
  • Konsultan Pajak

    Biasanya penunggak itu malas bayar atau gak tahu cara hitungnya, lebih baik dateng ...

    View Article