Puluhan Sopir Angkot Demo Taksi Online

By Reaksi Nasional 06 Feb 2018, 21:12:30 WIBJabar dan Banten

Puluhan Sopir Angkot Demo Taksi Online

Keterangan Gambar : Ilustrasi


Oleh Peterson Nainggolan

REAKSI CILEGON – Puluhan sopir angkot (angkutan kota) dari berbagai trayek di Kota Cilegon, Banten  melakukan aksi unjukrasa dan memaksa petugas gabungan menutup akses Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (6/2/2018). Dalam orasinya yang dilayangkan ke Pemkot dan DPRD Cilegon, sopir angkot menuntut kedua lembaga bersikap tegas dalam memperlakukan taksi online, seperti aturan yang diberlakukan kepada pengemudi angkot.

“Kami sudah mencoba bertahan selama tiga bulan ini, sejak taksi online marak di Cilegon. Pendapatan kami terus merosot dengan beban dan kewajiban yang kami tanggung. Taksi online tidak dikenakan KIR, tidak ada stiker, tidak menggunakan plat kuning, bebas operasi tanpa ada razia sama sekali,” ungkap Yudi Prayudia, sopir angkot dalam orasinya.

Pihaknya menegaskan, beban sekitar 3000 angkot yang terdapat di Kota Cilegon harus menjadi perhatian Pemkot dan DPRD Cilegon. “Kami tidak menuntut diistimewakan, tapi setidaknya ada keadilan disini. Mereka (taksi online) harus diperlakukan sama seperti kami. Angkot saja ada dasar penerapan tarif setiap trayek, kalau taksi online dasarnya apa, kita pun tidak tahu,” terang sopir angkot trayek Cilegon – Merak ini.

Orasi berlangsung singkat, massa aksi langsung diundang mediasi oleh DPRD Cilegon yang langsung dipimpin Ketua DPRD Cilegon Fakih Usman Umar dan pejabat dari Dinas Perhubungan Kota Cilegon. Perwakilan sopir angkot Cilegon dalam mediasinya di DPRD Cilegon mengungkapkan, realitas operasional taksi online di Kota Cilegon telah menambah jumlah persoalan angkutan umum di Kota Cilegon yang tak kunjung usai.

Koordinator sopir angkot Rustam membeberkan bahwa belasan tahun persoalan lama mulai dari operasional trayek luar Cilegon yang bebas beroperasi lantaran ketiadaan sub terminal hingga operasi AKAP dan AKDP yang bebas mengangkut penumpang yang tak pernah menghasilkan titik temu, kini mereka harus dihadapi persoalan persaingan dengan mobilisasi taksi yang berbasis aplikasi.

Sementara itu, Kepala Dishub Cilegon Andi Affandi mengatakan, sejauh ini pihaknya baru merumuskan kesepakatan menyangkut ojek online dengan ojek pangkalan. Terkait dengan persoalan taksi online, menurutnya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang menjadi acuan operasional taksi online masih dalam tahap sosialisasi kepada aplikator dan pengelola transportasi online. ***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Flow Meter Tokico Jakarta

    Hello there, You’ve done a great job. I’ll definitely digg it and personally ...

    View Article
  • Open Trip Pulau Seribu

    Hey, you used to write great, but the last few posts have been kinda boring¡K I ...

    View Article
  • Distributor pipa HDPE

    Wow, superb blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look ...

    View Article
  • jakarta sewa mobil

    tidak hanya supir truk juga, terkadang pengendara lain seperti mobil atau motor juga ...

    View Article