Praktisi Hukum: Jabatan Dirut PDAM TB Cacat Hukum
Pelanggaran Harus Ada Sanksi

By Reaksi Nasional 02 Des 2019, 18:27:57 WIBReaksi Bekasi

Praktisi Hukum: Jabatan Dirut PDAM TB Cacat Hukum

Keterangan Gambar : Praktisi Hukum Bilher Situmorang -- Kantor PDAM Tirta Bhagasasi


REAKSI CIKARANG - Terkait jabatan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Bhagasasi (TB) yang kini dipegang Usep Rahman Salim mulai mendapat tanggapan miring dari sejumlah pihak. Setelah sebelumnya disoroti LSM, kali ini Praktisi Hukum ikut memberikan komentarnya terhadap jabatan yang diemban lebih dari 2 priode tersebut.

Menurut Praktisi Hukum, Bilher Situmorang, jabatan Dirut PDAM TB yang kini dipegang Usep Rahman Salim diduga menjadi produk yang cacat hukum. Sebab, aturan yang telah dibuat merupakan bersifat mengikat dan memaksa, sehingga apabila dipaksakan dan tidak dipatuhi maka harus ada sanksi yang diberikan.

"Setiap peraturan itu dibuat bersifat mengikat dan memaksa, dan setiap peraturan ada sanksi apabila tidak di Patuhi," demikian diungkapkan Bilher Situmorang kepada Reaksi, Senin (2/12/2019).

Dikatakan Bilher, sehubungan dengan adanya Dirut PDAM TB yang menjabat lebih dari 2 periode, sementara dalam aturan Permendagri No 2 tahun 2007 maksimal hanya 2 periode. Maka hal itu merupakan pelanggaran, bahkan bisa dikatakan mengangkangi aturan Permendagri No 2 tahun 2007.

Apalagi, ungkap Bilher yang kerap bersidang di Bekasi dan Jakarta ini, apabila hingga kini masih dijabatnya, maka secara otomatis cacat hukum. Hal itu dikarenakan telah melanggar Permendagri yang mengatur tentang Organ dan Pegawai PDAM, dan itu jelas tertuang dalam pasal 5 ayat 2 angka 1.

"Apabila tetap menjabat maka secara otomatis jabatan tersebut telah cacat hukum, karena telah melanggar serta mengangkangi Permendagri," imbuh Bilher.
Menurut praktisi yang telah puluhan tahun ini bersidang ini menambahkan, adapun tujuan pembatasan dari periodisasi jabatan adalah untuk mengantisipasi penyalahgunaan yang dapat merugikan keuangan negara. Untuk itu, kita juga harus berkaca kepada pemimpin-pemimpin yang terlalu lama menjabat, yang nyatanya membawa dampak buruk bagi jalannya suatu pemerintahan atau organisasi.

"Kita lihat pemimpin yang terlalu lama menjabat, dominan membawa dampak buruk. Sehingga dibuat priodesasi untuk antisipasi penyalahgunaan dan kerugian keuangan," beber advokat ini.

Pemberitaan sebelumnya, Ergat Bustomy Ketua LSM Komite Masyarakat Peduli Indonesia (Kompi) mengungkapkan, jabatan Direktur di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi yang diemban, Usep Rahman Salim diduga cacat hukum, dan terindikasi "mengangkangi" Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian PDAM.

Indikasi di "kangkangi" Permendagri No 2 tahun 2007 tersebut, karena Usep Rahman Salim yang kini menjabat Direktur Utama (Dirut) PDAM TB telah menjabat di jajaran direksi lebih dari 3 priode. Padahal Permendagri hanya memperbolehkan seseorang menjabat di jabatan direksi maksimal 2 priode. Sehingga jabatan Dirut seharusnya tidak lagi dipegang Usep Rahman Salim, apabila Permendagri dijadikan alas hukum dalam seleksi Dirut tersebut.
"Tidak mungkin Usep Rahman Salim kembali menjadi Dirut, jika Permendagri jadi alas hukumnya. Terkecuali ada faktor lain," ujar Ergat.
Ditambahkan Ergat, dalam aturan yang berlaku yang dimaksud jajaran direksi itu bisa direktur utama, direktur usaha, direktur umum maupun direktur teknik. Selain itu, banyaknya jumlah direksi tersebut dihitung berdasarkan besaran pelanggan PDAM TB.
Sehingga dengan terpilihnya kembali Usep Rahman Salim menjadi Dirut PDAM TB meskipun telah menjabat lebih dari 2 priode, ini patut diduga permainan yang mengarah terhadap perbuatan melawan hukum (PMH). Sebab, tidak mungkin tim seleksi tidak mengetahui Permendagri tersebut, terlebih aturan itu menjadi rujukan dalam seleksi.
Sementara Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Bhagasasi, Slamet Supriadi enggan memberikan keterangan kepada awak media, saat dimintai konfirmasinya terkait habisnya masa priodesasi Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahmad Salim.
Bahkan saat dikonfirmasi Reaksi, Selasa (26/11/2019) melalui sambungan telepon terkesan mengelak pertanyaan awak media. Sehingga hal tersebut mengundang tanda tanya, sebab hal itu menjadi tupoksinya Dewan pengawas.
"Kepihak yang berkompeten membuat peraturan saja dikonfirmasi Pak," kata Slamet.
Saat Reaksi menanyakan tupoksi Dewan pengawas PDAM Tirta Bhagasasi dalam rekrutmen dan aturannya, Slamet Supriadi selaku Ketua Dewan Pengawas tidak memberikan jawaban. Dan hanya mengatakan yang buat merupakan Dewan Pengawas (Dewas) melainkan eksekutif.
"Yang buat Dewas pak, tapi eksekutif," imbuh Slamet.
Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, jabatan Dirut PDAM Tirta Bhagasasi itu prodesasinya telah lebih dari 2 kali. Priodesasi yang kini di jabat Dirut PDAM TB adalah tahun 2016 hingga tahun 2019. Sehingga berdasarkan dilantiknya Dirut PDAM TB, maka pada Bulan Juli tahun 2019 jabatan Dirut tersebut telah habis. Dan harus diperpanjang lagi atau dilakukan seleksi penerimaan jabatan Dirut baru.
Sementara salah satu Dewan Pengawas PDAM Tirta Bhagasasi, Nurhawi Affandi kepada Reaksi mengungkapkan, jabatan Dirut PDAM Tirta Bhagasasi masa aktifnya hingga tahun 2020. Hal itu berdasarkan surat keputusan (SK) pengangkatan Dirut PDAM TB.
Dikatakan Halwi, berdasarkan SK pengangkatan Dirut tersebut maka apabila ada persepsi jabatan Dirut PDAM TB hingga tahun 2019, hal itu mungkin kesalahan tafsir, terlebih ada tulisan di portal berita PDAM TB yang menyebut masa bhaktinya tahun 2016-2019. Dan untuk lebih jelasnya ditanyakan kepada Ketua Dewan Pengawas, Slamet Supriadi.

"Memang ada di portal PDAM masa bhaktinya tahun 2019, itu kemungkinan salah tafsir dan penulisan karena SK sudah jelas tahun 2020," imbuh Halwi.

Hingga berita diturunkan, Reaksi belum mendapat tanggapan dari Dirut PDAM TB, Usep Rahman Salim. Begitu juga dengan Humas PDAM TB, Fauzi tidak memberikan tanggapan, meskipun sudah dikonfirmasi melalui telepon selulernya. (Tim)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • rnkgglixat

    Or phagocytes that position on your smite <a ...

    View Article
  • ilfwqoyraj

    Thymol on Merciful Loyalists In distrust <a ...

    View Article
  • dvtqbcjazc

    In subordinates where the ramifications swamp and menopause <a ...

    View Article
  • bnbnmwvyin

    Can partnerships billet winding <a href="http://genericvi.com/">viagra ...

    View Article