PPM Resmi Akui LVRI Sebagai Organisasi Induk

By Reaksi Nasional 09 Sep 2019, 13:19:10 WIBNasional

PPM Resmi Akui LVRI Sebagai Organisasi Induk

Keterangan Gambar : Ketum LVRI Letjen (Purn) Rais Abin membuka Munaslub PPM. Ia menyambut baik kembalinya PPM ke LVRI, organisasi induknya.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA - Organisasi massa Pemuda Panca Marga resmi mengakui Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sebagai organisasi induk yang melahirkannya. Dengan pengakuan itu, Dewan Pimpinan Pusat LVRI (DPP LVRI) pun, menyambut baik kembalinya organisasi tersebut kepada khitahnya yang benar, yakni bebas dari politik praktis dan tetap mengakui LVRI sebagai organisasi induk yang melahirkannya.

"Selama ini PPM sudah lepas dan berjalan sendiri. Tak mau mengakui LVRI sebagai organisasi induk yang melahirkannya. AD/ART juga sempat tidak dijakankan, bahkan mengubahnya dengan mengizinkan adanya anggota partisipasi yang tak terkait dengan veteran. Tetapi saat ini, PPM telah kembali ke LVRI dan kami menyambut baik," kata Ketua Umum DPP LVRI, Letjen TNI Purn Rais Abin saat membuka Munaslub PPM di Jakarta, Sabtu (7/9).

Dalam Munaslub dengan tajuk “Melalui Munaslub, Pemuda Panca Marga Kembali di Bawah Naungan Legiun Vetaran Republik Indonesia” Rais menyebutkan, selama ini PPM telah  dijadikan sebagai alat kendaraan pengurusnya untuk tujuan politik prakaktis. Padahal sama seperti LVRI, anggota PPM dilarang melakukan politik praktis. “Sikap politik LVRI dan PPM sama. Yakni pro politik kenegaraan,” kata mantan Panglima Perdamaian PBB itu

Dalam kondisi lepas kendali seperti itu, katanya melanjutkan, ia melaporkan hal itu kepada Menteri Pertahanan RI dan Kepala Staf Angkatan Darat. Laporan itu terkait agar PPM tidak dilibatkan dalam kegiatan teritorial sebelum ada pembenahan oleh LVRI.

Sebelumnya DPP LVRI tidak mengakui apapun hasil Musyawarah Nasional (Munas) X PP-PPM, yang digelar Jumat (5/09), di Jakarta. Ketua  Umum Pengurus Pusat PPM Abraham Lunggono dalam Munas meresponnya dengan mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PP - PPM. Lulung sebelumnya terpilih melalui Munas VIII Untuk masa bakti 2011 - 2015. Kemudian terpilih lagi untuk masa  jabatan 2015 - 2020.

Namun Lulung memilih mundur dengan alasan meminimalisir terjadinya friksi-friksi antara PPM dan LVRI. Ia menduga sebagian pengurua DPP LVRI tak menghendaki dirinya tampil lagi.

Wakil Ketua Umum DPP LVRI, Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulun, menilai Pengurus Pusat (PP-PPM) di bawah kepemimpinan Haji Abraham Lunggana (Haji Lulung), gagal melaksanakan tugasnya. Lulung tidak bisa menerjemahkan kebijakan DPP LVRI) selaku induk organisasi.

Saeful menjelaskan, ada beberapa instruksi yang dinilainya tak mampu dijalankan Lulung. Di antaranya adalah tidak mampu mengembalikan PPM kepada naungan ayahandanya, dalam hal ini LVRI sebagai pembina utamanya. Kemudian banyak memvalidasi anggota PPM yang disinyalir bukan anak-anak biologis veteran menjadi anggota PPM.

Selain itu, Saeful juga menyebutkan, PPM membawa organisasi masuk dalam politik praktis dan itu tidak sesuai dengan marwah LVRI yang mengutamakan politik kebangsaan bukan politik praktis.

Wakil Tim Ahli DPP LVRI, Mayjen TNI Purn Ghani, mengakui saat ini terjadi dua organisasi PPM. "Anggota yang ingin kembali ke PPM harus melakukan validasi lagi," katanya.

Akibat dibukanya "kran" anggota partisipasi, bukan lagi harus anak kandung veteran, ia tak tahu pasti jumlah anggota PPM saat ini. "Ini tugas Ketua PPM, setelah Munaslub mengembalikan AD/ART, lalu melakukan validasi keanggotaan," kata Ghani.

Dalam Munaslub yang berakhit Minggu, (8/9) tersebut, Berto Izaak Doko terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM) . Ia terpilih dengan dukungan dari utusan 24 provinsi yang hadir.

Sekjen DPP LVRI Marsda TNI Purn. FX. Soejitno saat menutup Munaslub mengatakan, berakhirnya Munaslub bukan berarti pekerjaan sudah selesai. Tetapi masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama validasi dan soliditas organisasi.

“Saya meminta agar pengurus PPM yang baru segera  melakukan konsolidasi dengan seluruh anggota dan melakukan kunjungan ke daerah untuk menyerap aspirasi yang berkembang," ujarnya.

Pimpinan sidang yang terdiri dari lima orang perwakilan peserta Munaslub menetapkan agar ketua umum terplih bersama tim formatur diberi wewenang dan mandat penuh untuk menyusun komposisi dan personalia PP PPM masa bakti 2019 - 2024.

Selanjutnya membentuk tim guna menyusun dan menyempurnakan AD/ART PPM dalam waktu paling lama 30 hari. Kemudian menyusun rencana program kerja untuk lima tahun ke depan.

Humas DPP LVRI, Sudadi, menambahkan penyelenggaraan Munaslub berlangsung lancar,  aman, dan tertib. Sejumlah unsur pimpinan DPP LVRI ikut mendampingi dari awal hingga berakhirnya Munaslub. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • prescription meds without the prescription

    <a href="http://canadianpharmaciesoffer.com/">no 1 canadian pharcharmy ...

    View Article
  • khosim

    Have you ever considered about including a little bit more than just your ...

    View Article
  • Cindygocoego

    cialis 20 mg <a href="http://canadianpha.com">cialis canadian ...

    View Article
  • Cindygocoego

    cialis 20 mg <a href="http://canadianpha.com">cialis canadian ...

    View Article