Percaloan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon Diduga Terkoordinir

By Reaksi Nasional 09 Okt 2019, 13:12:53 WIBJabar dan Banten

Percaloan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon Diduga Terkoordinir

Keterangan Gambar :


Oleh Hafidzudin  

REAKSI CIREBON – Praktik percaloan Paspor diduga masih marak terjadi di kantor Imigrasi Kelas II Cirebon. Aksi para calo itu ditengarai terkoordinir dan beroperasi secara terorganisir.

Salah satu korban percaloan paspor berinisial Ar (24) pemohon paspor warga Kecamatan Majalengka, menyampaikan hal tersebut terjadi saat dia hendak pergi kerja ke luar negeri. I pun mengurus paspor melalui petugas paspor dari PJTKI nya.

Namun begitu datang ke Kantor Imigrasi Cirebon dia merasa seperti diulur-ulur oleh para calo. Hingga dia pulang lagi tanpa membawa hasil (perekaman foto). SB, yang diduga oknum calo, mengaku bisa membantu pengurusan paspor dengan segala kemudahan.

"Bahkan para oknum calo  itu menyebut jika ada kekurangan syarat atau perbedaan dokumen nama atau tanggal lahir, tetap bisa diatur dengan dibuatkan/ disulap dokumennya walaupun abal-abal," ucap AR, Selasa (08/10/19).

Biaya pembuatan paspor yang hilang disebut BAP hingga mencapai Rp 3,5 juta, dan untuk yang exs 620 ribu, sedangkan untuk yang non itu nol rupiah. Namun, melalui SB  bisa cukup hanya dengan membayar Rp 270 ribu dengan bahasa uang vitamin.

Bahkan dari hasil pantauan di lapangan, dugaan praktek percaloan juga terjadi di Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon. Kebetulan MT, korban percaloan lainnya asal Jatipura Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon menyampaikan, di situ jelas si oknum calo SB mengatakan mampu membantu pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon dengan sangat mudah.

“Syarat-syarat yang awalnya rumit bisa berubah dengan lebih mudah. Saat ada kekurangan persyaratan pun bisa diabaikan dengan si oknum calo sebagai penjamin. Bahkan karena merasa memiliki koneksi orang dalam, oknum calo dengan enteng menawarkan kerjasama,” kata MT.

SB disevut-sebut dapat menyulap atau membuat dokumen yang diduga tidak sesuai dengan paspor terdahulunya. Padahal barang siapa yang membuat dan menandatangani dokumen pribadi seseorang harus secara sah.

Kepala Seksi Informatika dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon, membantah adanya praktik percaloan. Dia juga menampik jika ada oknum Kantor Imigrasi yang mendapat aliran uang hasil kongkalikong dengan para calo.

"Untuk itu kami sarankan, warga datang langsung ke Kantor Imigrasi saat akan membuat paspor, atau mendaftar via online," katanya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Cindyghcoego

    cialis cost <a href="https://uspaxil.com/#">paxil onlime</a> buy ...

    View Article
  • September is Healthy Aging Month

    What's up colleagues, nice article and pleasant arguments commented here, I am ...

    View Article
  • Cindyuscoego

    cialis <a href="http://profcialis.com/">cialis coupons online</a> ...

    View Article
  • Oegank

    Penjara kan pejabat Pemda DKI yg berbuat semena2, dan segera bayarkan hak ahli ...

    View Article