Peran dan Tugas Atase Ketenagakerjaan Bakal Diperkuat

By Reaksi Nasional 29 Okt 2019, 13:45:22 WIBNasional

Peran dan Tugas Atase Ketenagakerjaan Bakal Diperkuat

Keterangan Gambar : Plt Dirjen Binapenta Arus Wahyudi menyampaikan peran Atase Ketenagakerjaan bakal diperkuat.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Penguatan peran dan tugas Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) di negara penempatan  akan memperkuat perlindungan, terutama menyelesaikan permasalahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

Plt Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Aris Wahyudi mengatakan hal itu seusai menandatangani deklarasi komitmen bersama bertema "Peningkatan PMI secara nonprosedural, tindak pidana perdagangan orang,  penghapusan kekerasan terhadap perempuan pekerja migran dan penguatan Atnaker",  di Jakarta, Senin (28/10/) kemarin

Hingga  saat ini, Kemnaker memiliki 13 Atase/Kepala Bidang/Staf Teknis Ketenagakerjaan yang tersebar di 12 negara penempatan PMI, yakni Singapura, Malaysia, Brunei Darrusalam, Korea Selatan, Hongkong, Jordania, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan Taiwan.

“Sesuai  UU Nomor 18 Tahun 2017, perlindungan PMI menjadi tanggung jawab Perwakilan Republik Indonesia melalui Atnaker. Untuk meningkatkan pelindungan selama bekerja, maka peran dan tugas Atnaker di negara tujuan penempatan menjadi sangat signifikan. Peran Atnaker selama ini dikonotasikan hanya mengurusi PMI maka ke depan hal ini menjadi wakil Kemnaker atau pemerintah di negara-negara penempatan, " kata Aris Wahyudi.

Data survei World Bank tahun 2016 menunjukan, sebanyak 48 persen dari 9 juta PMI yang bekerja di luar negeri bekerja secara non prosedural dan mayoritas adalah perempuan. Oleh karena itu, sambung Aris, penting memikirkan mencari solusi yang tepat terkait isu yang menimpa PMI  perempuan, sebab nyatanya tidak sedikit PMI perempuan yang bekerja pada sektor rentan atau sebagai domestic workers..

Ia menyebutkan, munculnya  sejumlah kasus Tindak Perdagangan Orang (TPO), pelecehan seksual/eksploitasi, serta diskriminasi di tempat kerjanya sesungguhnya dapat diminimalisir apabila ada upaya perlindungan berbasis gender perspektif yang dapat  dilakukan, baik di tataran kebijakan maupun implementasi program/kegiatan.

Direktur Pelindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PTKLN) Kemnaker, Eva Trisiana menyatakan peran utama Atnaker idealnya ada empat. Pertama, melindungi PMI dan kedua memberi masukan dalam penyusunan kebijakan di negaranya.

Ketiga, harus bisa membangun hubungan baik dengan stakeholder di negara penempatan serta  keempat, mempromosikan bidang-bidang ketenagakerjaan sekaligus mencari peluang pasar kerja di negara penempatan.

"Jadi semua peran itu, harus bisa diemban seorang Atnaker. Jadi dia harus bisa merepresentasikan Kemnaker, tidak hanya fokus pelindungan pekerja migran," katanya

Menurut Eva, apabila Atnaker mampu menjalankan peran utama yang dikembangkan ILO, Eva meyakini berbagai kasus yang menimpa PMI di luar negeri bisa diminimalisir. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. Prestamos Popular 31 Okt 2019, 02:48:29 WIB

    Busco Prestamista Prestamo De Dinero Urgente https://prestamosonline.space/la-mirada-ca/ Micro Prestamos Prestamos Personales Online Rapidos Necesito Un Prestamista De Dinero

View all comments

Write a comment