Penghuni Balai Orang Gila Kabupaten Bekasi Kebanyakan dari Luar Daerah

By Reaksi Nasional 14 Mar 2019, 12:08:30 WIBReaksi Bekasi

Penghuni Balai Orang Gila Kabupaten Bekasi Kebanyakan dari Luar Daerah

Keterangan Gambar : Kadis Sosial, Abdulah Madjid saat dikonfirmasi awak media.


Oleh Charles Panjaitan

REAKSI CIKARANG - Pemerintah Labupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi  mengklaim telah memberikan pelayanan terhadap para masyarakat yang terkena gangguan mental. Para penyandang gangguan mental tersebut diberikan pelayanan, demi memulihkan gangguan mental para penderita.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid kepada wartawan, Rabu (13/3). Menurutnya, di Kabupaten Bekasi tercatat 400 orang yang telah masuk ke Balai gangguan mental (orang gila-red) Yayasan Al Fajar.

"Kami punya balai dan saat ini sudah ada 400 orang yang terkena gangguan mental dari berbagai wilayah, namun pada saat penemuan berada di wilayah Kabupaten Bekasi. Ini kan sudah cakupannya sudah nasional jadi yang ditemukan dari mana saja bisa ditampung di sini," kata  Abdillah Majid.

Abdilah Majid mengatakan Dinas Sosial bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi memberikan pelayanan kepada orang yang terkena gangguan mental (orang gila) secara maksimal walaupun bukan orang Bekasi.

"Walaupun bukan warga Bekasi, tetap kami tampung ketika ditemukan di Bekasi," ungkapnya.

Menurut Kadis, pihak Kabupaten Bekasi telah menyediakan makan dan minum serta memberikan vitamin sehari-hari kepada para penderita gangguan mental. Selain itu, pihaknya bersinergi dengan Dinas Kesehatan setempat terkait peninjauan kesehatan demi memberikan pelayanan yang optimal.

"Alhamdulilah kami sudah ada tempat penampungan penderita gangguan mental yakni di yayasan Al Fajar Tambun," ucapnya.

Dikatakan Abdilah, para penderita gangguan mental tersebut selain ditampung di tempat penampungan, mereka juga akan diberikan penanganan rehabilitasi mental atau terapi untuk memberikan kesembuhan.

"Ada terapinya sendiri, tempatnya di daerah Bogor, jadi biasanya kami kirim ke Bogor sampai 25 orang untuk melakukan terapi, kan masih ada kemungkinan untuk sembuh," ujarnya.

Dia mengharapkan Kabupaten Bekasi terbebas dari penderita gangguan mental yang tersebar di jalanan.

"Kami juga koordinasi dengan Polri, jika menemukan orang gila langsung dibawa ke Yayasan Al Fajar, dan alhamdulillah di Bekasi sudah tak terlihat yang berkeliaran di jalan," bebernya. (R2)

 

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • custom t shirt manufacturers china

    I was wondering if you ever thought of changing the structure of your website? Its ...

    View Article
  • cashmere sweater manufacturers in india

    Hi! I could have sworn I've been to this site before but after going through ...

    View Article
  • mercerized cotton polo shirts

    Awesome blog! Do you have any tips for aspiring writers? I'm planning to start ...

    View Article
  • cheerleader uniform dress

    I think this is one of the most important info for me. And i am glad reading your ...

    View Article