Pengawas Sudin Bina Marga Jakbar Diduga tak Berfungsi, Lantai Saluran U-ditch Beton Diuruk dengan Pu

By Reaksi Nasional 07 Okt 2019, 12:43:58 WIBMegapolitan

Pengawas Sudin Bina Marga Jakbar Diduga tak Berfungsi, Lantai Saluran U-ditch Beton Diuruk dengan Pu

Keterangan Gambar : Lantai dasar saluran U-ditch beton diuruk menggunakan puing tanah bekas galian, Senin (7/10/2019).


Oleh Maulen Munthe & Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA - Pengawas lapangan Sudin Bina Barga Jakarta Barat diduga tidak berfungsi mengontrol semua kegiatan, termasuk proyek pembangunan pemasangan saluran U-ditch beton di Jalan Perumahan Kepa Durimas, Komplek Perumahan Taman Ratu Blok JJ RT 011 RW11, Kelurahan Durikepa, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Lantai dasar untuk pemasangan saluran U-ditch beton diuruk menggunakan puing tanah bekas pelebaran saluran air lama. Muncul dugaan,  kontraktor, konsultan pengawas, serta petugas pengawas Sudin Bina Marga Jkbar, setali tiga uang untuk meraup keuntungan lebih besar. Sementara Pemprov DKI Jakarta mengalami kerugian miliaran rupiah akibat ulah kontraktor dari PT Mulia Graha Varulian (MVG).

Pantauan Reaksi di lapangan,  Senin (7/10) siang, puing tanah bekas pelebaran saluran air diuruk untuk menjadi lantai dasar pemasangan  U-ditch beton. Ironisnya petugas pengawas dari Sudin Bina Marga Jakbar membiarkan hal itu tanpa ada teguran keras.

“Padahal akibat kelakukan kontraktor nakal tersebut, proyek pemasangan saluran U-ditch beton menjadi bahan soroton tajam media dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Sesuai dengan undang undang tipokor,  menggelapkan uang negara dengan modus pekerjaan proyek tidak sesuai spek akan  diancam hukuman penjara,” kata sumber Reaksi. 

Beberapa warga sekitar komplek perumahan Taman Ratu, keturunan Tionghoa, yang tidak berkenan ditulis namanya menuturkan, mengtakn meragukan kualitas dan ketahanan pemasangan U-ditch beton tersebut.

“Coba bapak wartawan melihat sendiri, tanah puing bekas galian pelebaran saluran dipasang untuk menjadi lantai dasar U-ditch beton. Bukan hanya itu saja, tiang listrik berada di tengah saluran air. Bahkan paling fatal lagi lumpur hitam pekat dibuat untuk pemadatan rongga batas dinding saluran u-ditch beton,” ungkapnya.

Turmudi, Kepala Seksi Pembangunan Sudin Bina Marga Jakarta Barat, ketika dihubungi Reaksi dari lokasi, mengatakan, sudah menghubungi fendornya dan meminta Reaksi menunggu di loksi. Saat Reaksi menyinggung puing tanah bekas galian dijadikan untuk menjadi lantai dasar U-ditch beton, Turmudi, menjelaskan, kalau memang terbukti, kontraktor melakukan hal demikian, pihaknya akan memberikan tindakan tegas dan saluran U-ditch beton yang terpasang akan dibongkar kembali.

“Saya tidak mau menjadi bahan soroton media, apalagi nantinya akan diperiksa penegak hukum,” ucapnya.

Dari lokasi, Reaksi mencoba menghubungi melalui telepon seluler Kasudin Bina Marga, Jakarta Barat, Riswan Effendi, namun tidak direspon. Padahal nada panggilannya aktif.

Satu jam kemudian, wartawan Reaksi menerima telepon, dari salah satu oknum tertentu untuk meminta agar pemberitaan di Harian Reaksi Nasional terkait  proyek pembangunan pemasangan U-ditch beton tersebut dihentikan.

“Akibat dimuat Harian Reaksi Nasional, pembayaran kegiatan proyek terancam untuk tidak dibayar, atau mendapat potongan cukup besar,” jelasnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Cindyghcoego

    cialis cost <a href="https://uspaxil.com/#">paxil onlime</a> buy ...

    View Article
  • September is Healthy Aging Month

    What's up colleagues, nice article and pleasant arguments commented here, I am ...

    View Article
  • Cindyuscoego

    cialis <a href="http://profcialis.com/">cialis coupons online</a> ...

    View Article
  • Oegank

    Penjara kan pejabat Pemda DKI yg berbuat semena2, dan segera bayarkan hak ahli ...

    View Article