Pengamat: Pendapat Prabowo Soal Koruptor Diberi Pensiun Ngawur

By Reaksi Nasional 10 Apr 2019, 14:31:31 WIBNasional

Pengamat: Pendapat Prabowo Soal Koruptor Diberi Pensiun Ngawur

Keterangan Gambar : Pengamat Politik Karel Susetyo


Oleh Bontor Sitanggang

REAKSI JAKARTA - Pengamat Politik Karel Susetyo menilai usulan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto agar koruptor diberi dana pensiun saat kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) beberapa waktu lalu adalah ngawur.

"Saya rasa itu pendapat yang ngawur. Tak usah ditanggapi secara serius," ujar Karel kepada Renas, Rabu (10/4/2019).

Menurut Karel, capres Prabowo adalah figur yang berpendidikan dan sebagai calon presiden, seharusnya mengusung pemberantasan korupsi dengan tidak ada ampunan.

"Ya kan koruptor itu musuh masyarakat. Masak diberi apresiasi? Kan aneh," kata Karel.

Ia menilai, bahwa pernyataan Prabowo itu sangatlah terkesan antusias dengan para mantan koruptor. Masyarakat juga akan menilai bahwa Prabowo tidak akan memberikan efek jera kepada para pejabat yang melakukan korupsi.

"Ya karena banyak pendukungnya berasal dari golongan itu," tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang pun menanggapi pernyataan Prabowo Subianto tentang uang pensiun untuk koruptor. Dia mengingatkan tentang tingkatan kejahatan korupsi.

Dia mengatakan, korupsi merupakan kejahatan yang masuk dalam kategori extraordinary crime, sehingga tidak bisa hanya tangkap dan lepaskan atau dikenal dalam istilah hit and run.

Saut kemudian menyerukan tentang zero tolerance kepada tindak pidana korupsi.

"Korupsi itu kan kita harus zero tolerance. Zero tolerance itu artinya tidak ada kompromi dengan koruptor," ujar Saut saat konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2019).

Menurut dia, diperlukan inovasi yang lebih sustain dalam menindaklanjuti kasus korupsi.

Saut menegaskan, apabila negara ingin benar-benar bersih dari korupsi, perlu diterapkan zero tolerance untuk para koruptor. Tidak boleh ada toleransi untuk pejabat korup bahkan untuk satu dolar.

"Korupsi tuh dimulai dari satu rupiah, kamu melanggar lampu lalu lintas pun korupsi juga," kata Saut soal usul Prabowo tentang uang pensiun untuk koruptor.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Hasto Kristiyanto pun bereaksi terkait usulan Prabowo itu, Hasto mengaku tidak setuju dengan rencana tersebut.

"Karena korupsi adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak kita tolerir dengan cara apapun. Apalagi dengan memberikan dana pensiun. Itu sangat kontraproduktif," ujar Hasto usai kampanye terbuka di Flores, Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/4/2019).

Hasto menilai Prabowo tidak berdaya saat berhadapan dengan para calon anggota legislatifnya yang mantan koruptor.

Sementara di PDI Perjuangan, menurutnya tak ada ampun bagi para kader partai yang terlibat korupsi. Hasto menegaskan, partainya akan memberikan sanksi tegas.

"PDI P memberikan sanksi yang sangat tegas. Mereka yang korupsi tidak bisa kami calonkan. Mereka yang korupsi kami beri sanksi pemecatan," tandasnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • custom t shirt manufacturers china

    I was wondering if you ever thought of changing the structure of your website? Its ...

    View Article
  • cashmere sweater manufacturers in india

    Hi! I could have sworn I've been to this site before but after going through ...

    View Article
  • mercerized cotton polo shirts

    Awesome blog! Do you have any tips for aspiring writers? I'm planning to start ...

    View Article
  • cheerleader uniform dress

    I think this is one of the most important info for me. And i am glad reading your ...

    View Article