Pemkot Jakarta Barat Pantau Penyaluran Bantuan Pangan

By Reaksi Nasional 12 Mar 2020, 16:59:10 WIBMegapolitan

Pemkot Jakarta Barat Pantau Penyaluran Bantuan Pangan

Keterangan Gambar : Petugas Tim monitoring Pemkot Jakbar melakukan pengecekan data serta kwalitas/kwantitas komoditi bantuan pangan, Kamis (12/3/2020).


Oleh Khairuddin Sinambela & Maulen Munthe

REAKSI JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Administrasi Jakarta Barat kembali melakukan monitoring serta mengevaluasi program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sembako di E-Warong Syariah Mart, RT 05, RW 08, Kelurahan Wijayakusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (12/3/2020).

"Kami dari Walikota Jakarta Barat ingin melihat secara langsung penyaluran sembako program BPNT yang tepat sasaran. Artinya, mereka yang menerima sesuai dengan data Keluarga Penerima Manfaat(KPM)," sahut Hanny, selaku Kasubbag Sosial Pemuda dan Olahraga, Bagian Kesra Jakarta Barat.

Hanny menjelaskan, monitoring ini juga sekaligus membahas adanya suatu pokok masalah dalam pelaksanaan penyaluran program bantuan tersebut, sehingga bagaimana solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Tim monitoring Pemkot Jakarta Barat, bukan hanya memantau penyaluran sembako saja. Namun pengecekan terhadap kwalitas dan kwantitas komoditi bantuan pangan, yakni beras, telur, daging ayam dan buah jeruk serta penanganannya juga dilakukan, kata Hanny.

Sedangkan Kepala Seksi Perlindungan dan Penanganan Fakir Miskin Suku Dinas Sosial Jakbar, Fatmawati mengatakan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan program bantuan BPNT berupa beras premium 10 kg, telur ayam 1 trey isi 15 butir, 1 daging ayam beku dan 1 kg jeruk.

Ada sekitar 450 keluarga KPM di wilayah Kelurahan Wijaya Kusuma yang mendapatkan jatah bantuan sembako. Sejumlah kebutuhan pangan bisa mereka beli melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara langsung di E-Warong yang telah disediakan oleh Kementerian Sosil.

Berbagai kendala dihadapi dalam penyaluran BPNT di wilayah Kelurahan Wijaya Kusuma. "Ada kendala seperti double nama dalam data dan kartu hilang. Permasalahan ini sudah dilaporkan melalui Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Grogol Petamburan, serta pihak bank yang mengeluarkan KKS," terang Fatmawati.

Novi Indria Sari sebagai Lurah Wijaya Kusuma mengharapkan petugas TKSK Kementerian Sosial serta bank BNI bisa dengan segera menyelesaikan pokok permasalahan tersebut. Oleh karena itu seluruh masyarakat, terutama KPM, dapat mengetahui informasi yang jelas tujuannya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • mohigrt

    ????????????? ?????????????? ?????? ????????? ??????? ??????????? ???? <a ...

    View Article
  • queensezer

    <a href="https://azithro24.com/">purchase azithromycin online</a> ...

    View Article
  • queensezer

    <a href="https://azithro24.com/">purchase azithromycin online</a> ...

    View Article
  • queensezer

    <a href="https://azithro24.com/">purchase azithromycin online</a> ...

    View Article