Pemkab Taput Dukung Kemah Pers Indonesia Digelar di Pulo Sibandang

By Reaksi Nasional 08 Nov 2019, 16:18:51 WIBNusantara

Pemkab Taput Dukung Kemah Pers Indonesia Digelar di Pulo Sibandang

Keterangan Gambar : Bupati Taput,Nikson Nababan dan Ketua Tim Pelaksana Kemah Pers Indonesia Devis Karmoy


Oleh Banggas Rajagukguk

REAKSI SUMUT-Gemuruh pelaksanaan Kemah Pers Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 14-16 November 2019 semakin bergelora, pasalnya Kemah Pers Indonesia yang didukung Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BP GKT) itu terus mendapat respon kehadiran dari para jurnalis, pimpinan media dan owner media online dan cetak.

Tim pelaksana Kemah Pers Indonesia mencatat, peserta didominasi jurnalis (reporter), selebihnya dari kalangan pimpinan Redaksi dan para pendiri media. Menariknya peserta Kemah Pers Indonesia tidak hanya jurnalis lokal di Sumatera Utara, namun peserta dari wilayah Jawa Barat, Banten, Sumatera Barat serta Kalimantan.

“Sesuai data google form yang dijadikan Tim Pelaksana peserta Kemah Pers Indonesia terus bertambah. Antusiasme ini menunjukan bahwa Kemah Pers Indonesia dapat menjadi jembatan informasi bagi Geopark di Kaldera Toba,” ujar Ketua Tim Pelaksana Kemah Pers Indonesia Devis Karmoy saat dikonfirmasi Awak Media persiapan pelaksanaan Kemah Pers Indonesia, Jumat (8/11/2019).

Pihak penyelenggara mengklaim, tingginya animo peserta pada Kemah Pers Indonesia karena tertarik dengan keindahan alam Kaldera Toba serta ingin menulis geosite yang terbentuk dari letusan gunung toba 74 ribu tahun silam.

“Yang menarik dari Kemah Pers Indonesia selain peserta akan menginap selama dua malam di Pulo Sibandang yang berada berada diatas Danau Toba. Peserta juga akan dibawa mengunjungi 5 lokasi (geosite Taman Eden, geosite Huta Ginjang, geosite Bakkara dan geosite Sipinsur serta Meat sebagai lokasi pengembangan destinasi pariwisata Kaldera Toba) yang terdapat di Kaldera Toba,” ungkap Devis Karmoy yang juga sebagai Ketua DPD SPRI Sumut.

Dikatakan Devis, selain ke 5 geosite, peserta juga akan dibawa mengunjungi Museum TB Silalahi untuk melihat jejak langkah dan Sejarah TB Silalahi yang dibangun untuk memotivasi generasi muda dalam meraih cita-cita dengan bercermin pada pengalaman TB Silalahi, sebagai anak pengembala kerbau sampai menjadi seorang Jenderal TNI.

Sementara itu, pelaksanaan Kemah Pers Indonesia pun berpindah lokasi ke Pulo Sibandang, Kabupaten Tapanuli Utara. Pemindahan titik kumpul peserta Kemah Pers Indonesia dilakukan setelah Tim Pelaksana Kemah Pers Indonesia beraudiensi dengan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Rabu (23/10/2019) di ruang kerja Bupati Tapanuli Utara.

“Kami mendapat masukan serta dukungan yang positif dari Bupati Tapanuli Utara supaya titik Kemah Pers Indonesia dilaksanakan di Pulo Sibandang. Pak Bupati Taput berharap karya jurnalistik melalui Kemah Pers Indonesia menjadi catatan sejarah bagi generasi penerus di kawasan Danau Toba,” ujar Devis Karmoy Ketua Pelaksana Kemah Pers Indonesia menyebutkan keinginan Bupati Taput memiliki landasan historis terkait Pulo Sibandang.

Menurut Devis, Bupati Taput menceritakan, konon katanya letusan Gunung Toba yang kedua kalinya pada ratusan tahun lalu, selain meninggalkan Pulo Sibandang juga menciptakan Pulo Simamora dan Pulo Sihombing.

“Pada letusan gunung toba yang kedua itulah meninggalkan Pulo Sibandang yang berpenghuni. Sedangkan, Pulo Simamora dan Pulo Sihombing tidak berpenghuni,” kata Devis menirukan cerita Bupati Taput.

Sebelumnya Kemah Pers Indonesia yang digagas komunitas Pers yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik Indonesia (DPD SPRI) Provinsi Sumatera Utara ini, direncanakan berlangsung di Taman Sipinsur, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada tanggal 14-16 November 2019 karena view Taman Sipinsur di ketinggian yang menarik ketika memandang ke arah geosite Muara dan Pulo Sibandang di Danau Toba.

Terpisah Maha Rajagukguk Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Nasional Pecinta Pariwisata (GENPPARI) Provinsi Sumatera Utara yang juga seorang Jurnalis melalui telepon mengatakan, “Sebagai Putra asli Pulo Sibandang sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas inisiatif dari rekan-rekan media dalam kegiatan Kemah Pers Indonesia, di samping menjalin silaturahmi sesama jurnalis juga sangat membantu untuk merekomendasikan tempat wisata kepada masyarakat dalam negeri maupun luar negeri,” ungkapnya.

Maha juga berharap kepada semua rekan media bersama-sama dengan masyarakat tetap berjuang untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan Danau Toba, sukses buat Kemah Pers Indonesia, semoga dengan kegiatan ini masyarakat sekitar bisa bersinergi dengan pemerintah setempat untuk memajukan pariwisata di daerahnya masing-masing dengan cara, “Memasyarakatkan Pariwisata dan Mempariwisatakan Masyarakat” yang artinya masyarakat di daerah tersebut mendesain pariwisata sesuai kultur daerah yang ada, dan pariwisata itu sendiri dikunjungi, dijaga, dilestarikan dan dipromosikan oleh masyarakat itu sendiri, dengan begitu masyarakat kita akan semakin mandiri dan maju yang tentu harus didukung penuh oleh Pemerintah Daerah, tuturnya sembari menutup telepon. (Tim)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment