Pemkab Cirebon Ajak Seluruh Kuwu Memahami Empat Pilar Kebangsaan

By Reaksi Nasional 09 Jun 2021, 11:58:20 WIBJabar dan Banten

Pemkab Cirebon Ajak Seluruh Kuwu Memahami Empat Pilar Kebangsaan

Keterangan Gambar :


Oleh Hafidzudin

REAKSI CIREBON.- Sosialisasi empat pilar kebangsaan digelar di Swiss-belhotel Kota Cirebon, Selasa (8/6/21).

Pemerintah Kabupaten Cirebon mengajak kepada seluruh kuwu (Red: Kepala Desa) untuk memahami benar tentang empat pilar kebangsaan. Sehingga nantinya bisa disampaikan ke seluruh masyarakat desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Cirebon, H. Imron melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Erus Rusmana.

Erus mengatakan, Kabupaten Cirebon merupakan wilayah yang memiliki 412 desa dan 12 kelurahan. Saat ini, keberadaan masyarakatnya pun berasal dari latar belakang suku, agama, bahasa, dan budaya berbeda.

“Peran kuwu sangat penting, guna menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta memperkuat integritas bangsa seperti gotong royong kerukunan umat beragama suku golongan dan sebagainya dalam bingkai NKRI,” ungkap Erus.

Ia pun berharap, momentum sosialisasi empat pilar yang digagas Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dan Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) dapat dijadikan sebagai pembangkit semangat membangun kesadaran untuk semakin memahami pilar tersebut.

Erus menjelaskan sesuai dengan tema sosialisasi, beberapa hal yang menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kuat maju dan sejahtera, karena terus menjalankan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

“Kepada lembaga pemerintahan dan masyarakat desa harus menanamkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air,” katanya.

Anggota MPR RI, H. Alimin Abdullah dari fraksi PAN mengatakan, Indonesia saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang merusak sejumlah sektor. Namun dari sisi stabilitas, Indonesia tetap dalam kondisi aman.

Alimin mengungkapkan, kondisi di Indonesia memiliki banyak bahasa daerah. Namun, Bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa persatuan. Hal itu menunjukkan, kalau Indonesia tetap menjalankan Bhinneka Tunggal Ika.

“Bisa dibayangkan kalau kota ini mempunyai bahasa Indonesia, menurut saya empat pilar kebangsaan tidak akan berjalan. Perlu disyukuri adanya empat pilar ini,” pungkasnya. (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment