Pemerintah Menaikkan Bantuan Sosial BPNT

By Reaksi Nasional 11 Mar 2020, 15:29:50 WIBMegapolitan

Pemerintah Menaikkan Bantuan Sosial BPNT

Keterangan Gambar :  Penerima Bantuan Sosial dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mengantri di E-Warong Kube Jasa, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (11/3/2020).


Oleh Khairuddin Sinambela/Maulen Munthe

REAKSI JAKARTA - Pemerintah menaikkan jumlah Bantuan Sosial (Bansos) dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu/KPM/bulan. Penambahan ini berlaku mulai bulan Maret hingga Agustus tahun 2020.

"Pada bulan Januari 2020 jumlah Bantuan Pangan Non Tunai Rp 150 ribu. Kemudian ada kebijakan dari pemerintah pusat, mulai bulan Maret sampai Agustus tahun 2020, ditambah menjadi Rp 200 ribu/KPM/bulan," terang Fatmawati, selaku Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial di Suku Dinas Sosial Jakarta Barat.

Fatmawati menjelaskan hal tersebut saat melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran BPNT sembako di E-Warong Kapuk Sejahtera, RT 01/03, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (11/3/2020).

Menurut Fatmawati, kenaikan jumlah nilai bantuan sosial ini diduga ada kaitannya dengan mewabahnya virus corona.

“Pemerintah menginginkan masyarakat, terutama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar tetap sehat dan terhindar dari segala wabah penyakit,” ujarnya.

Ia nenambahkan, mereka yang menerima bansos ini akan mendapatkan sejumlah komoditi pangan seperti, beras, telur, daging ayam, dan buah jeruk. "KPM akan mendapatkan beras premium 10 kg, telur ayam 1 trey isi 15 butir, 1 ekor daging ayam beku halal dan hyginies serta 1 kg jeruk," tutur Fatmawati.

Sementara itu, penerima BNPT di E-Warong Kapuk Sejahtera, KPM Kelurahan Kapuk ada sebanyak 3460 KPM. Mereka akan dilayani oleh 4 E-Warong dan 8 agen penyalur bantuan sosial. “Khusus untuk E-Warong Kapuk Sejahtera melayani 300 KPM dan 250 KPM di Agen Lili. Lokasinya sama," sahutnya.

 

Pihaknya melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan penyaluran bantuan melalui E-Warong kepada penerima manfaat agar tepat sasaran.

“Dan ini sekaligus menginventarisir kendala dan masalah yang dihadapi di lapangan,” ujarnya.

Menanggapi adanya warga yang tidak mendapatkan bantuan, saya bersama tim gabungan Pemkot Jakarta Barat sudah melakukan pengecekan. Pengecekan dilakukan agar KPM menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kembali, ucap Fatmawati.

"Biasanya kalau kartu hilang sudah tidak terdaftar lagi. Tapi, itu bisa diusulkan kembali dalam pendataan E-Warong. Tahun depan, namanya bisa masuk kembali sebagai KPM," ungkapnya. (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • SHOES

    I quite like ones putting up. Their okay to view that you make clear throughout ...

    View Article
  • mohigrt

    ???? ??? ??????? ????????? ?????? ?????? ?? ???????? ????????? ?? <a ...

    View Article
  • mohigrt

    ????????????? ?????????????? ?????? ????????? ??????? ??????????? ???? <a ...

    View Article
  • queensezer

    <a href="https://azithro24.com/">purchase azithromycin online</a> ...

    View Article