Pemerintah Butuh Implementator Atasi Persoalan Tenaga Kerja

By Reaksi Nasional 26 Nov 2019, 17:34:11 WIBNasional

Pemerintah Butuh Implementator Atasi Persoalan Tenaga Kerja

Keterangan Gambar : Kasubdit SDM dan PLP Direktorat Bina Produktifitas Kemnaker Ade Syaekudin secara tegas menyatakan ahli ide dan wacana sudah tidak dibutuhkan, tetapi saat ini yang dibutuhkan adalah Implementator


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA –  Kementerian Ketenagakerjaan meminta kalangan industri dan birokrat untuk selalu serius meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Keseriusan itu  adalah dengan membuat beberapa strategi besar dengan mengedepankan konsep hasil daripada wacana.

"Saat ini sudah kebanyakan ahli-ahli wacana dan ahli ide. Kita butuh orang orang yang implementator bukan lagi konseptor, kita sudah dibayangi dengan hal hal yang realistis bukan lagi analis. Jadi sudah sepatutnya kita mengubah mindset kita menjadi orang orang yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya tenaga kerja kita,” kata Kasubdit SDM dan PLP Direktorat Bina Produktivitas, Kemnaker Ade Syaekudin dalam rilisnya yang diterima Renas, Selasa (26/11).

Ia mengatakan itu ketika memberikan sambutan pada acara Bimtek meningkatan mutu produktivitas sumber daya manusia  aparatur sipil negara (ASN) Disnakertrans Kabupaten Indramayu, di Lembang, Sabtu (23/11) lalu.

Untuk mengaplikasikan itu, Ade mengajak kalangan ASN berdikusi dengan kalangan industri yang ada disekitarnya. Melalui diskusi tersebut,kata Ade menambahkan maka akan terbuka peluang seluas luasnya dan dapat bekerjasama untuk melakukan pelatihan berbasis kompetensi.

 “Jadi semunya diawali dengan membuka peluang berdikskusi. Kemudian ada kesepakatan bekerjasama melaksanakan pelatihan yang mengedepankan kebutuhan industri dengan sekaligus melibatkan instruktur mereka untuk membantu melatih calon calon tenaga kerja kita agar sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan industri.  Itulah konsep besar ASN," tegas Ade dengan menambahkan sebaiknya sebaiknya kalangan ASN harus instropeksi dan tidak malu belajar kepada para expert di dunia industri yang lebih berpengalaman.

Ia mengatakan, belajar kepada expert industri yang lebih berpengalaman akan memberi ilmu dan memperoleh nilai-nilai attitude, knowledge maupun skill yang mereka miliki.

Dengan begitu, katanya melanjutkan, maka kedepannya bisa mendelivered kompetensi yang dibutuhkan industri kepada peserta pelatihan. “Sekali lagi ajak diskusi industri pecahkan permasalahan yang terjadi tentang ketenagakerjaan wilayah kerja kita masing masing, Itulah jiwa ASN yang bermartabat, selalu menjunjung tinggi kepedulian dan keinginan masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi instansi kita," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Indramayu Sri Wulaningsih menyampaikan, saat ini ada 70 ribu jumlah angka pengangguran di Indramayu. Untuk menangani jumlah pegangguran itu, maka semua pihak harus terlibat.

"Ini merupakan pekerjaan serius kita untuk menekan angka penggangguran tersebut," ujarnya.

Sri juga menyampaikan agar Kemnaker selalu memberikan bimbingan dan memberikan program-program yang tepat guna kepada Disnakertrans Kabupaten Indramayu untuk permasalahan ketenagakerjaan di wilayahnya. "Semoga momentum ini bisa menjadi jembatan koordinasi selanjutnya," tandasnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • rnkgglixat

    Or phagocytes that position on your smite <a ...

    View Article
  • ilfwqoyraj

    Thymol on Merciful Loyalists In distrust <a ...

    View Article
  • dvtqbcjazc

    In subordinates where the ramifications swamp and menopause <a ...

    View Article
  • bnbnmwvyin

    Can partnerships billet winding <a href="http://genericvi.com/">viagra ...

    View Article