Pemdes Geyongan Bagikan BLT DD Tahap I Periode 3

By Reaksi Nasional 21 Sep 2020, 15:28:57 WIBJabar dan Banten

Pemdes Geyongan Bagikan BLT DD Tahap I Periode 3

Keterangan Gambar :


Oleh Syahril

REAKSI CIREBON - Pemerintah Desa Geyongan, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap I periode 3 yang bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020. Pembagian BLT DD diberikan sesuai dengan regulasi yang ada yakni kepada warga yang belum menerima bantuan dari pemerintah.

Kuwu Desa Geyongan, Heri Suyatno mengatakan,  pada hari ini (Senin, 21/9/20), pemdes Geyongan telah membagikan BLT tahap satu periode 3 yang bersumber dari dana desa, di mana  BLT ini untuk membantu beban hidup masyarakat akibat wabah Covid-19, yang regulasinya bersumber dari instruksi presiden keputusan menteri, dan lainnya, dan Pemdes sebagai pelaksana untuk merelaisasikan bantuan BLT DD, "Alhamdulillah dalam pelaksanaannya tidak ada hambatan dan berjalan dengan lancar," ungkapnya.

Sebelum dilakukannya pembagiaan BLT DD tersebut, pihaknya telah melakukan musyawarah desa khusus (Musdes) terlebih dahulu, agar penyaluran BLT DD berjalan dengan lancar dan tepat sasaran. "Sebelumnya kami sudah mengadakan Musdes dulu, yang melahirkan Perdes, kemudian keputusan kuwu, sehingga dapat terealisasikannya BLT DD ini," ujarnya.

Menurutnya, dalam pembagian BLT DD ini, tidak ada potongan apapun, karena BLT DD ini dibagikan langsung kepada masyarakat yang memenuhi kriteria dan sesuai persyaratan berhak menerimanya yaitu sebesar Rp 600.000. "Secara keseluruhan Penerima BLTDD ini berjumlah sekitar 145 orang yang menerima BLT DD. Insya Allah akan ada BLT lanjutan yang besarnya mengalami penurunan nominal dari Rp 600 ribu menjadi Rp 300 ribu per orang," katanya.

Namun, tentunya akan dilandasi dengan Musdes terlebih dahulu, karena adanya perubahan dari regulasi tentunya pihak Pemdes juga mengikuti perubahan regulasi tersebut. Menurutnya, karena adanya wabah Covid ini, banyak anggaran yang dialihkan untuk penanganan Covid-19, sehingga rencana pembangunan banyak yang ditunda, karena anggarannya ditarik.

"Adanya penurunan nominal, kami akan lebih selektif untuk memastikan agar bantuan tersebut memang diperuntukkan untuk masyarakat yang belum menerima atau belum tercover bantuan dari Pemerintah, karena ini kan BLT lanjutan," katanya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment