Pembangunan Rel Kereta Api Bandung - Jakarta Libatkan 2000 TKA

By Reaksi Nasional 28 Jul 2020, 13:30:56 WIBNasional

Pembangunan Rel Kereta Api Bandung - Jakarta Libatkan 2000 TKA

Keterangan Gambar : Menaker Ida Fauziah melakukan inspeksi tunnel 1 proyek pembangunan terowongan KCJB


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA –  Sedikitnya 2000 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Negara China terlibat dalam pembanguna rel Kereta api Cepat Jakarta – Bandung (KCJB). Para TKA itu diklaim telah memiliki keahlian khusus untuk mengerjakan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Total jumlah tenaga kerja yang terlibat mengerjakan proyek tersebut adalah 12.000 orang. 10 ribu pekerja merupakan pekerja lokal Indonesia dan 2.000 merupakan TKA asal China.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, proses kedatangan seluruh TKA asal China itu sesuai peraturan. Izin Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang diajukan PT Kereta Cepat Indonesia China telah melalui prosedur.

“TKA China yang dipekerjakan sudah sesuai dengan ketentuan, baik jabatan maupun keahliannya. Hanya pekerja asing dengan keahlian khusus yang dipekerjakan dalam proyek pembangunan KCJB ini," kata Ida usai melakukan inspeksi tunnel 1 proyek pembangunan terowongan KCJB, Jakarta, Senin (27/7) .

Selain memastikan tak adanya pelanggaran izin TKA, selanjutnya ia juga memerika penerapan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di proyek tersebut. Kemudian memastiakn adanya transfer of knowledge atau alih pengetahuan mengenai teknologi yang digunakan di proyek tersebut kepada pekerja Indonesia. Ke depannya, alih teknologi ini juga akan melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

"Dari laporan yang yang saya terima ternyata transfer of knowledge itu tidak hanya diberikan kepada tenaga kerja yang sekarang mengerjakan proyek ini. Tetapi juga membuka kesempatan transfer of knowledge dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia," katanya.

Saat ini, kata Ida, sedang diupayakan jalinan kerja sama antara pengelola proyek pembangunan KCJB dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memastikan proses alih pengetahuan berjalan secara baik.

Proyek KCJB merupakan proyek kereta cepat yang pertama dikerjakan di Indonesia. Untuk itu, pihaknya juga ingin memastikan pembangunan proyek yang ditargetkan selesai tahun 2022 ini benar-benar memperhatikan norma keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

"Norma K3-nya harus dijalankan dengan baik, karena ini menggunakan teknologi tingkat tinggi dan alat-alat berat. Keselamatan kerja itu nomor satu, termasuk bagaimana protokol kesehatan terhadap Corona," katanya.

Sementara Dirut PT KCIC, Chandra Dwiputra, mengungkapkan pihaknya terus melakukan pengerjaan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ini dan dapat selesai tepat waktu.

"Kami optimis bisa mengerjakan secepatnya. Target kita 2022 mendatang harus sudah operasi, kalau kelamaan maka dana investasinya akan semakin mahal," kata Chandra. (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • avatar-1

    sof

    cialis soft discount voucher [url=https://ciatrusstedonline.com/]generic cialis ...

    View Article
  • Yuzefasof

    3cfd31 buy cialis tablets mexico http://cialisuqpor.com/ ...

    View Article
  • ???????

    The very best write-up I found a number of years, compose something regarding it on ...

    View Article
  • MarkClink

    <a href="https://plavix.us.com/">plavix rx</a> <a ...

    View Article