PB HMI Nilai Pengangkatan KAPOLRI terburu-buru

By Reaksi Nasional 05 Nov 2019, 20:17:05 WIBNasional

PB HMI Nilai Pengangkatan KAPOLRI terburu-buru

Keterangan Gambar : Ketua Bidang PTKP PBHMI Akmal Fahmi saat Berorasi


Oleh Elifer Sidabutar

REAKSI NASIONAL- Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menilai penunjukan idham azis sebagai kapolri beberapa hari yang lalu terlalu tergesas-gesa hal tersebut disampaikan oleh Akmal fahmi selaku ketua bidang PTKP PBHMI kepada Tim Reaksi, Selasa 5/11/2019.


Penunjukan Idham azis sebagai kapolri mendapatan penolakan oleh fungsionaris PB HMI, bahwa Idham azis masih banyak memiliki catatan dan kinerjanya yang tidak mencerminkan seorang pemimpin atau pejabat kepolisian,dalam beberapa kasus yang ditangani oleh idham azis tidak ada hasilnya kasus penyerangan terhadap novel baswedan, idham azis ditunjuk oleh kapolri sebagai ketua tim pencari fakta, namun kinerjanya lambat dan tidak menemukan hasil yang signifikan.

Dalam beberapa kasus yang lainnya selama idham azis menjabat sebagai kapolda metro jaya banyak catatan-catatan buruk yang menjeratnya sebagai pimpinan kepolisian ditingkat metro 1, mulai dari penanganan kasus salah tangkap, penembakan hingga kasus kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian.

Disamping itu pula dalam hal penunjukan idham azis sebagai pejabat kepolisian yang tergesa-gesa dan terlihat politis terkesan ada mall administrasi yang dilanggar maka hal tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi presiden.

Sehingga kasus-kasus kepolisian selama tito karnavian menjabat sebagai kapolri mampu menjadikan prioritas utama kepolisian untuk diselesaikan mengingat selama tito karnavian menjadi kapolri masih menyisakan catatan-catatan buruk.

Disamping itu akmal menjelaskan tugas utama kepolisian Dalam pasal 30 ayat 4 UUD 1945 tertulis,“Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.”



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment