Oknum ASN Pemkot Tasik Ditahan

By Reaksi Nasional 08 Feb 2018, 21:30:40 WIBHukum&Kriminal

Oknum ASN Pemkot Tasik Ditahan

Keterangan Gambar : Asep Heri Kusmayadi


Oleh Rudi Irawan

REAKSI TASIKMALAYA - Pasca penahanan oknum ASN berinisial SS (46) staf fungsional auditor di Kantor Inspektorat Kota Tasikmalaya, Selasa (6/2/2018) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tasikmalaya, merupakan langkah profesional para penegak hukum di Kota Tasikmalaya.

"Penahanan tersangka SS itu, merupakan  kewenangan Jaksa Penuntut Umum, jadi bukan atas permintaan pihak tertentu dan langkah ini sudah sesuai prosedur hukum yang berlaku,"  ungkap H Asep Heri Kusmayadi salah satu anggota kuasa hukum korban FG (56) dari  Lembaga Hukum dan Hak Asasi Manusia Muhammadiyah Kota Tasikmalaya kepada Reaksi dikantornya, Kamis (8/2/2018).

Asep menyatakan, kasus ini sekarang sudah masuk tahap dua setelah dilimpahkan dari tim penyidik Polresta Tasikmalaya, kemudian diserahkan ke kejaksaan, lalu tersangka SS kini sudah dititipkan di lLpas Tasikmalaya sejak Selasa (6/2/2018).

"Saat ini, proses selanjutnya kita sedang menunggu awal persidangan, dan kasus ini akan digelar di Pengadilan Tinggi Kelas I B Tasikmalaya dalam beberapa waktu dekat ini," katanya.

Oleh karena itu, dalam kasus ini kuasa hukum FG menegaskan bahwa FG didampingi dan dibela oleh para advokat yang tergabung dalam lembaga hukum, bukan perorangan.

Korban FG kini tengah ditangani serius Lembaga Hukum dan Hak Asasi Manusia Muhammadiyah Kota Tasikmalaya yang terdiri dari H Ecep Nurjamal SH MH, H Asep Heri Kusmayadi SH, Mohamad Agis Permana Wijaya SH, Aas Muhamad Ikhlas SH, Dani Safari SH, Ecep Sukanagara SPd SH, dan M Hidayat SH.

Asep kembali menegaskan, dalam kasus ini bukan perkelahian atau adu jotos seperti yang diberitakan pihak lain, akan tetapi murni tindak pidana penganiayaan.

Sebagaimana diketahui dan diberitakan wartawan beberapa waktu lalu, SS diduga telah menganiaya FG atasannya sendiri yang menjabat sebagai pejabat struktural Irban III . Bahkan dengan kejadian tersebut, korban FG sempat dirawat inap beberapa hari disalah satu rumah sakit swasta di Tasikmalaya.

Akibat penganiayaan itu, korban pun melaporkan SS ke pihak kepolisian. Dari data yang dihimpun, tersangka SS bisa dijerat Pasal 351 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 2,8 tahun. ***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Flow Meter Tokico Jakarta

    Hello there, You’ve done a great job. I’ll definitely digg it and personally ...

    View Article
  • Open Trip Pulau Seribu

    Hey, you used to write great, but the last few posts have been kinda boring¡K I ...

    View Article
  • Distributor pipa HDPE

    Wow, superb blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look ...

    View Article
  • jakarta sewa mobil

    tidak hanya supir truk juga, terkadang pengendara lain seperti mobil atau motor juga ...

    View Article